Posts tagged ‘ldii sulsel’

Pemerintah Diminta Lebih Perhatikan Nasib Dai dan Mubaligh

Majelis Ulama Indonesia dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) meminta pemerintah untuk lebih memperhatikan nasib para guru agama Islam non formal  seperti ustad dan mubalihg di seluruh Indonesia. Menurut Ketua MUI, KH Umar Shihab, pemberian insentif  yang layak kepada para guru tersebut guna merangsang mereka lebih mendedikasikan pengajarannya kepada masyarakat.

”Dengan adanya insentif yang diberikan kepada para dai dan mubaligh seperti apa yang dilakukan pemerintah propinsi Sulawesi Selatan ini membuat mereka akan lebih giat dan berkonsentrasi dalam mensiarkan segala ajaran yang terkandung di Alquran. Ini perlu dicontoh oleh daerah lain,” cetusnya seusai pertemuan dengan seluruh ormas islam dan pemerintah propinsi Sulsel di Makasar.

Pemahaman ajaran islam yang menyeluruh dan mendalam di masyarakat dapat meminimalisir dan menghilangkan praktek radikalisme yang sering terjadi saat ini. ”Pemahaman Agama Islam yang setengah-setengah menyebabkan timbulnya radikalime disebagian besar negara yang berpenduduk Muslim bahkan tidak terkecuali di Indonesia,” tegas Umar.

Lebih jauh Umar mengatakan, banyaknya praktek radikalisme di Indonesia ditengarai adanya beberapa faktor antara lain kurangnya perhatian dan pembinaan pemerintah terhadap kelompok-kelompok yang merasa termajinalkan. Akibatnya, kelompok ini selalu menggunakan ajaran agama tertentu sebagai pembenaran. ”Ini jelas tidak bisa dibiarkan, MUI dan ormas Islam tidak bisa berkerja sendiri tanpa adanya dukungan dan perhatian pemerintah baik di pusat atau di daerah bahkan hingga ke pedesaan kalau perlu membantu mereka (ustad dan mubaligh),” lanjutnya. (more…)

Advertisements

October 26, 2010 at 1:50 pm Leave a comment

Radikalisme Karena Pemerintah Minim Perhatian

Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) meminta pemerintah lebih memperhatikan nasib para guru agama Islam non formal seperti ustad dan mubalig di seluruh Indonesia. Hal tersebut penting agar ustad dan mubalig bisa total menyampaikan ajaran agama kepada masyarakat dan pada gilirannya meminimalisasi bahkan menghilangkan radikalisme.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Umar Shihab usai mengikuti Senam Barokah yang digelar LDII Sulsel, Minggu, 24 Oktober 2010. “Insentif kepada para guru agama Islam akan memotivasi mereka untuk lebih giat dan berkonsentrasi dalam menyampaikan syiar yang terkandung di Alquran,” kata KH Umar Sihab kepada wartawan di Makassar.

Sebab Umar Shihab menilai, banyaknya praktik radikalisme di Indonesia yang sering terjadi saat ini karena faktor minimnya perhatian dari pemerintah. “Pemahaman agama Islam yang setengah-setengah menyebabkan timbulnya radikalisme di sebagian besar negara yang berpenduduk muslim,” tegas Umar Sihab.

Ia menegaskan, MUI tidak akan membiarkan setiap ajaran yang mengarah pada radikalisme. Hal itu, kata Umar, muncul karena kurangnya perhatian dan pembinaan pemerintah terhadap kelompok-kelompok yang merasa termarjinalkan, sehingga mereka selalu menggunakan ajaran agama tertentu sebagai pembenaran.

Di tempat yang sama Ketua Umum LDII KH Abdullah Syam mengatakan, pembinaan terhadap para guru agama non formal ini tidak bisa dibebankan kepada MUI saja melainkan tanggung jawab seluruh Ormas Islam di Indonesia dan peran serta pemerintah. “Tugas MUI adalah menjaga Ukhuwah Islamiyah atau persatuan dan perdamaian umat di Indonesia. Nah tugas ormas Islam dan pemerintah baik pusat atau daerah adalah berusaha untuk memperhatikan nasib para dai di daerahnya masing-masing,” katanya. (more…)

October 26, 2010 at 1:44 pm Leave a comment

LDII Pusatkan Peringatan Hari Lingkungan di Makassar

Lembaga Dakwah Islam Indonesia LDII memusatkan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Makassar dengan penanaman 100 pohon persahabatan pada 21 Juni 2010.

“Seluruh perwakilan DPD LDII dari 33 provinsi, termasuk enam penerima penghargaan yang berprestasi dalam pelestarian lingkungan akan hadir di Makassar,” kata Ketua LDII H Prasetyo Sunaryo di Makassar, Sabtu.

Menurut dia, kegiatan “LDII Go Green” ini di kota “Anging Mammiri” ini, diawali dengan penanaman pohon persahabatan oleh Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo, Kementerian Lingkungan Hidup dan pengurus DPP dan DPD LDII di Jalan Berua Raya, Daya, Makassar. Dia mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan dalam memberikan stimulus kepada masyarakat untuk memperbaiki kondisi lingkungan yang semakin menurun dan memicu terjadinya pemanasan global.

“Gerakan penghijauan ini untuk menjaga kelestarian lingkungan yang berkelanjutan melalui reklamasi dan revegetasi berwawasan religi, karena menjaga lingkungan itu merupakan bagian dari dakwah menyerukan kebajikan,” katanya.

Selain kegiatan menanam pohon, katanya, DPP LDII akan memberikan penghargaan kepada warga LDII yang berprestasi dalam pelestarian lingkungan, di antaranya H Budirama Natakusuma (penggagas biopori dan car free day DKI Jakarta), Hj Erni Suhaina Fadzri Nandang (penerima Upakarti 2008 dan Rekor Muri untuk pemanfaatan limbah non B-3 untuk pakaian dan dekorasi pesta pernikahan) dan Supri (penerima Kalpataru). (more…)

June 21, 2010 at 11:54 pm 1 comment

Gubernur Sulsel Fasilitasi LDII Berantas Buta Aksara Alquran

Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo berjanji memberikan fasilitas kepada Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII) guna memberantas buta aksara Alquran. Lembaga Dakwa Islam akan menyiapkan 500 ustad yang akan membebaskan 100 ribu orang dari buta aksara Alquran di Sulawesi Selatan.

“Pemerintah harus bisa bermitra dengan organisasi keagamaan. Baca tulis Alquran menjadi kewajiban dan tugas para tokoh agama,” tutur Syahrul di sela-sela Musyawarah Daerah LDII ke-III, Minggu (21/3).

Musyarawah yang dihadiri 150 orang ini dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pemerintah provinsi dengan LDII. Perjanjian itu menyepakati dua hal, yakni bebas buta aksara Alquran dan menjalankan program penghijauan Go Green. Dalam acara yang berlangsung semarak itu, turut hadir Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Aswar Hasan dan Pengurus Kesatuan Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Arman Arfan.

Syahrul yang hadir mengenakan baju koko biru itu menjelaskan, pemerintah provinsi berjanji memberikan fasilitas sesuai kebutuhan Lembaga Dakwa Islam. Kebutuhan yang dimaksud, katanya, harus berhubungan erat dengan kepentingan baca tulis Alquran. Lembaga Dakwa Islam ini diminta tidak mengutamakan banyaknya orang yang akan dibina. Tapi lebih pada penekanan kualitas agar tercapai masyarakat agamis yang beradab. Lembaga ini diminta berperan aktif dan mampu menerbitkan 100 ribu sertifikat bebas buta aksara Alquran.

“Minimal setiap tahun diterbitkan 100 ribu sertifikat bebas buta aksara Alquran. Saya akan menagih LDII dan pemerintah siap menfasilitasi sesuai kebutuhan,” jelasnya. Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia Hidayat Nahwi Rasul menjelaskan, kegiatan baca tulis Alquran merupakan program dasar yang telah dijalankan selama ini. Kerja sama kali ini akan memperkuat komitmen Lembaga Dakwa Islam dalam menyelamatkan umat dari kebodohan baca tulis Alquran. (more…)

April 2, 2010 at 4:19 am Leave a comment

Musda III LDII Sulsel 2010

Melalui Musyawarah Daerah ke-3 Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan Tahun 2010 kita Tingkatkan Profesionalisme Organisasi dan Peran Serta LDII dalam Memperkuat Moral Spiritual Keagamaan dalam Bingkai NKRI. Tema inilah yang terpampang pada Musda LDII di Hotel Singgasana Makassar, pukul 10.00 Wita, Minggu 21 Maret 2010. Sekitar 800 peserta termasuk penggembira dan 150 khusus undangan dari 22 DPD Kab/Kota se-Sulsel. Undangan termasuk semua muspida, ormas-ormas Islam yang ada di Sulsel.

Gubernur Sulawesi Selatan, H. Syahrul Yasin Limpo dengan Ketua DPD LDII Provinsi Sulsel, Drs. H. M. Hidayat Nahwi Rasul, M.Si melakukan penandatanganan MoU Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur’an sekitar 100 ribu orang dan MoU Sulsel Go Green yang disaksikan oleh Ketua Umum DPP LDII, Prof. DR. Ir. KH. Abdullah Syam, M.Sc.

Gubernur dalam sambutannya yang selalu disambut dengan tepuk tangan oleh peserta mengatakan sangat bahagia dan bersyukur kepada Allah SWT dapat melihat Musda LDII ini. Gubernur menyampaikan bahwa Indonesia adalah termasuk Negara Islam yang terbesar di dunia. Oleh karena itu Islam kita jadikan sebagai pendekatan sosial juga pendekatan politik kepada masyarakat. Kurang apa Allah memberikan Negara kita ini dibanding Negara lain, tinggal kita mengolah dan memanfaatkan dengan baik anugerah Tuhan.

Yang sangat penting pada LDII ini adalah hadirnya silaturrahmi Islam Hablun Minallah wa Hablun Minannas. Silaturrahmi merupakan kunci untuk mencapai tujuan LDII ini yang semakin bagus, yang semakin besar melalui demokrasi Islam yang merupakan system yang harus kita lalui sesuai dengan prosedur demokrasi itu sendiri. Lanjut Syahrul menyatakan bahwa LDII itu dari dulu bersama-sama saya mulai dari Bupati, Wakil Gubernur sampai sekarang sebagai Gubernur, tentunya perhatiannya tidak terlepas pada LDII ini. Namun Syahrul juga mengingatkan jangan lepas dari istiqamah, ketulusan dan kejujuran karena itulah yang kan mengantar ke tujuan utama kita sesuai dengan tema LDII diatas. (more…)

March 27, 2010 at 5:45 am Leave a comment

Silaturrohim Pengurus MPU Aceh di Kantor LDII Sulsel

Di sela-sela kesibukan mengikuti Muktamar NU ke-32 di Kota Makassar, Kamis (25/10) malam Anggota Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Tgk. Mahaban Adnan, dan Ketua MPU Kabupaten Bireun, Tgk. H. Jamaluddin, melakukan silaturrahmi ke DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulsel yang dipusatkan di Masjid Nurul Hakim, Jl. Urip Sumoharjo No. 96 B, Makassar.

Hadir dalam acara tersebut pengurus harian DPD LDII Sulsel 2010-2015 yang baru saja dilantik beserta dewan penasehat dan warga LDII di Kota Makassar. Dalam silaturahmi ini pengurus MPU NAD didampingi anggota dewan penasehat LDII NAD.

Kedatangan pengurus MPU NAD ke Makassar ini merupakan silaturrahmi yang pertama kalinya terhadap ormas Islam di luar Pulau Jawa dan Sumatera.

Sebelumnya, DPP LDII dan MPU NAD telah melaksanakan beberapa kerjasama antara lain pengiriman muballigh LDII ke NAD untuk pandalaman ilmu agama.(http://www.tribun-timur.com)

March 27, 2010 at 5:40 am Leave a comment

LDII Akan Tempatkan 500 Guru Mengaji

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan akan menyebar sebanyak 500 guru mengaji untuk memberantas buta huruf dan tulis kitab suci AlQuran di Sulsel. Ketua LDII Sulsel Hidayat Nahwi Rasul di Makassar, Kamis, mengatakan, penyebaran guru mengaji tersebut akan dilakukan usai penandatangan kerja sama dengan pemerintah provinsi Sulsel pada musyawarah daerah LDII Sulsel di Makassar, 21 Maret 2010.

“500 guru mengaji tersebut siap mengawal metodologi dan pelaksanaan baca dan tulis AlQuran untuk memperkuat program serupa yang dimiliki Pemprov Sulsel,” jelasnya. Ia mengatakan, 500 guru mengaji tersebut akan menjadi semacam satuan tugas untuk mengoptimalisasi program.

“Sebenarnya program ini telah berjalan di mesjid-mesjid dan syuro. Namun, dengan kerja sama nantinya akan lebih optimal,” katanya yang mengatakan para ustadz yang tergabung dalam program ini tidak menerima upah hanya mengharapkan pahala.

Menurutnya, pembangunan karakter manusia sebaiknya mengarah kepada nasionalisme religius agar toleransi dan azaz manfaat berbangsa dan bernegara melalui pencitraan, nilai dan etika dapat terus dipelihara.

“Sehingga persoalan seperti terorisme dan lainnya bisa diselesaikan dari berbagai sisi yaitu melalui pendidikan kultural di samping penegakan hukum yang dilakukan oleh pemerintah,” ujarnya. Pada pemilihan ketua LDII Sulsel tersebut, Hidayat mengaku tidak akan mencalonkan dirinya kembali. Menurutnya, ada tiga nama yang muncul sebagai calon ketua LDII Sulsel yaitu wakil ketua Prof Dr Haryanto, Dr Sukardi Weda, juga masih menjabat sebagai wakil ketua dan Drs Ishak A.Balado seorang pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi).[Antara/FINROLL News]

March 20, 2010 at 4:47 am 1 comment

Older Posts


September 2019
M T W T F S S
« May    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Archives

Twitter LDII News

RSS LDII.or.id

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Nuansa Online

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 332,561 hits