Posts tagged ‘abdullah syam’

Menag Terima Kunjungan LDII

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) bertemu dengan Menteri Agama Suryadharma Ali di Kementeri Agama, Jakarta, Jumat (9/3). Pertemuan tersebut membahas mengenai peran ulama dalam mengatasi kekerasan ygang terjadi saat ini. [http://foto.detik.com/]

Advertisements

March 11, 2012 at 7:02 pm Leave a comment

Wagub Aceh: Jam Pelajaran Agama Harus Ditambah

Banda Aceh, 1/5 (ANTARA) – Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar mengusulkan perlunya penambahan pelajaran agama di sekolah-sekolah umum agar siswa memiliki pemahaman yang tinggi, sehingga tidak mudah terpengaruh dengan ajaran-ajaran yang bisa mendangkalkan aqidah Islam.

“Saya rasa pelajaran agama di sekolah-sekolah umum mulai SD sampai SMA bahkan perguruan tinggi perlu ditambah agar anak-anak kita memiliki kepahaman agama yang tinggi, sehingga tidak mudah terpengaruh,” katanya di Banda Aceh, Sabtu (30/4) malam.  Ia menyatakan hal itu saat silaturrahmi dengan pejabat baru Kepala Badan Intelijen Daerah (Binda) Aceh Kolonel Zamzami dengan para ulama di pesantren Al Ishlah Al Aziziyah Lueng Bata Banda Aceh.  Ketua Umum Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Prof Dr Abdullah Syam, MSc turut diundang pada acara tersebut.

Wagub menyatakan, pelajaran agama di sekolah-sekolah umum sekarang ini sepertinya tidak efektif lagi, yakni dalam sepekan hanya 90 menit, sehingga sangat sedikit sekali anak-anak memproleh pendidikan agama.  Oleh karenanya, perlu ditambah pelajaran agama di sekolah-sekolah umum, khususnya lagi di perguruan tinggi, agar anak-anak dan mahasiswa memiliki dasar-dasar kefahaman agama yang kuat, sehingga apabila ada ajaran-ajaran yang menyimpang dari Islam mereka tidak mudah terpengaruh, kata Muhammad Nazar.

Menurut Wagub, banyaknya generasi muda Aceh yang selama ini terpengaruh dengan aliran-aliran yang menyimpang dari agama Islam, karena memang pendidikan agamanya sangat dangkal, sehingga mudah terpengaruh.  “Yang lebih menyedihkan lagi anak-anak kita yang terpengaruh adalah mereka yang pandai dan orang tuanya juga pejabat. Ini menunjukkan bahwa kalau ilmu agamanya dangkal, maka siapapun dia akan mudah terpengaruh,” katanya.

Wagub menyatakan, untuk menambah pelajaran agama ini tidak mungkin mengandalkan anggaran dari APBN, tapi perlu tambahan dana dari APB Aceh atau APB kabupaten. Untuk itu, ia berharap DPR Aceh perlu mendorong program ini, sehingga pendidikan agama anak-anak Aceh bisa lebih meningkat lagi.

“Masalah agama merupakan masalah penting, jangan dianggap remeh, semua pihak perlu memikirkan hal ini, sehingga anak-anak kita tidak terjerumus pada hal-hal yang bertentangan dengan Islam,” katanya. Ia juga mengharapkan agar meunasah dan masjid di Aceh lebih diberdayakan lagi untuk kegiatan pengajian.

Sementara itu, Ketua Umum LDII Abdullah Syam yang diundang pada acara silaturrahmi itu mendukung program Wagub Aceh tersebut, karena
hanya dengan cara menambah pelajaran agama tersebut para generasi muda Aceh tidak mudah terpengaruh. “Saya rasa apa yang diinginkan Wagub itu sangat positif, karena bila anak-anak kita memiliki pemahaman agama yang kuat, maka tidak akan mudah terpengaruh,” katanya.

Menurut profesor riset di Kementerian Kehutanan itu, pendidikan agama mutlak diberikan anak-anak mulai sejak dini sampai dewasa dan diberikan secara kontinu, sehingga keimanannya semakin tebal. Pendidikan agama tidak cukup hanya diberikan di pendidikan formal, tapi juga nonformal, dengan mengikuti pengajian-pengajian yang ada di desanya masing-masing.  Untuk itu, kata Abdullah Syam, imbauan Wagub Aceh agar meunasah dan masjid dihidup-hidupkan untuk kegiatan agama sangat tepat.

“Jadi, meunasah dan masjid tidak hanya untuk shalat wajib saja, tapi dimanfaatkan untuk kegiatan pengajian. Waktunya tidak perlu lama, tapi dilakukan secara terus-menerus,” katanya.  Bagi LDII, kata dia, sudah sangat menyadari bahwa dengan perkembangan zaman sekarang ini tidak ada jalan lain kecuali untuk memperbanyak mengadakan pengajian-pengajian, sehingga warga LDII memiliki kepahaman yang kuat.

Oleh karenanya, LDII di dalam program kerjanya, salah satunya adalah mengadakan pendidikan agama mulai dari tingkat pimpinan anak cabang (PAC/setingkat desa), pimpinan cabang (PC/setingkat kecamatan),  sampai kabupaten/kota hingga provinsi.

May 7, 2011 at 10:01 am 2 comments

LDII Desak Pemerintah Kirim Nota Keberatan ke AS

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan beberapa ormas Islam dmendesak pemerintah tidak tinggal diam menghadapi rencana aksi pembakaran Al Qur’an secara massal di Dove World Outrech Center, sebuah gereja di Florida, Amerika Serika pada tanggal 11 September 2010 ini. Pemerintah RI seharusnya segera mengirimkan surat (nota) keberatan atas rencana itu dan berkomunikasi agar aksi itu dicegah. Ini demi menghindarkan aksi-aksi balasan yang berkepanjangan.

“Sebelum terlambat pemerintah harus berkomunikasi kepada pemerintah AS. Karena, jika hal tersebut terlaksana akan menimbulkan dampak yagg luar, biasa bukan hanya di dunia tapi juga di Indonesia,” kata Ketua Umum DPP LDII Abdullah Syam di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (1/9/2010).

Menurut dia dalam waktu dekat LDII akan menyampaikan surat keberatan dan kecaman atas rencana aksi itu kepada Kementrian Luar Negeri untuk diteruskan kepada pemerintah AS. Surat itu rencananya akan dikirim dalam pekan ini juga. Sebagai negara yang berpenduduk muslim terbanyak, Indonesia harus banyak berperan aktif dalam percaturan politik dunia untuk menjaga harmonisasi hubungan antara umat Muslim dan non Muslim. Khususnya menghilangkan isu negative yang sering dilontarkan dunia barat terhadap  Islam.

Abdullah kembali mengingatkan akan adanya Deklarasi HAM PBB atas penghormatan semua agama yang dianut semua negara. Deklarasi atas penghormatan beragama ini harus dihormati semua pihak, negara dan golongan. Oleh karena itu, lembaga-lembaga gereja harus menyadari betul mengenai fungsi dan peran mereka dalam menjaga harmonisasi hubungan antar umat beragama. (more…)

September 1, 2010 at 2:56 pm Leave a comment

Selamat & Sukses kepada SBY-Boediono

Keluarga Besar Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) mengucapkan “Selamat & Sukses kepada DR.H.Susilo Bambang Yudhoyono dan Prof.DR.Boediono,M.Ec. yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Periode 2009-2014. Semoga Alloh Subhaanahu Wata’ala senantiasa memberikan petunjuk, rahmat, perlindungan dalam mengemban amanat rakyat”. (Hormat kami Prof.DR.Ir.KH.Abdullah Syam,M.Sc: Ketua Umum LDII). Materi ucapan selamat ini juga bisa dilihat di harian JURNAL NASIONAL, pada hari Rabu 2 September 2009 ini di halaman 3.

 Ucapan Selamat LDII untuk Pres-wapres terpilih

September 2, 2009 at 4:42 am Leave a comment

Kalla Puji Dakwah LDII

Wakil Presiden M Jusuf Kalla memuji dakwah yang dilakukan LDII, yang telah melampaui seluruh penjuru tanah air. Menurut Kalla dakwah yang komprehensif dalam hal ini membina ahlak dan ilmu ummat merupakan bagian penting bagi pembangunan bangsa.

“Jadi dambaan kita semua bila makin hari ummat makin beriman, berahlak mulia serta makin berilmu. Dakwah dan pengabdian seperti ini patut diapresiasi, patut dipuji,” kata Kalla saat menutup Rapimnas LDII semalam.

Kalla juga menyinggung tentang perlunya cepat bergerak untuk memandirikan bangsa, karena sebagai bangsa yang merdeka sebaiknya juga merdeka dari berbagai ketergantungan. “Kita harus lebih cepat karena kita sudah tertinggal. Tak ada perlombaan yang terlambat. Terutama dalam pemenuhan kebutuhan pangan. Alhamdulillah baru saja kita capai swasembada pangan, mari kita terus tingkatkan kemandirian ini, dan terus tingkatkan kemandirian kita,” katanya.

Ketua Umum LDII Prof Dr Ir KH Abdullah Syam MSc dalam sambutannya menegaskan bahwa LDII makin inklusif dengan aktif dalam bidang kesehatan, pemberdayaan UMKM, pendidikan dan aktifitas sosial lainnya. “Kami ingin dakwah tak hanya lisan tapi juga dengan perbuatan, kedepan akan terus kami dorong dakwah perbuatan ini. Juga kami ingin turut serta dalam pembangunan demokrasi yang lebih bermakna,” kata Abdullah.

Rekomendasi Rapimnas LDII tersebut diantaranya agar negara memaksimalkan energi panas bumi dan memanfaatkan pembangkit listrik tenaga nuklir, serta menghimbau rakyat Indonesia menggunakan hak pilihnya dan menyerahkan warga LDII untuk memilih sesuai dengan hati nuraninya. Dalam acara tersebut Jusuf Kalla juga menyerahkan penghargaan bagi warga LDII yang berprestasi. Diantaranya atlet Suryo Agung dan pemain sepak bola Budi Sudarsono. [Sumber: http://www.suaramerdeka.com]

June 12, 2009 at 2:12 am Leave a comment

LDII ikuti Halaqoh Hijrah

DPP LDII diwakili ketua umumnya Bp.Prof.Dr.Ir.KH Abdullah Syam,MSc diundang acara Seminar atau Halaqoh sehari dalam rangka memperingati Tahu Baru Hijriyah oleh ABAHE yaitu Syekh Abah M.Syaiful Zuhri Rosyid sebagai pengasuh (mudir’am) Ponpes Salafiah Az-Zuhri Ketileng Semarang. Seminar pada tanggal 27 Desember 2008 yang bertema HIJRAH ini dihadiri oleh seluruh tokoh ulama/kyai, akademisi, pejabat pemerintah, beberapa ormas dan orpol serta masyarakat umum sejumlah seribu orang.

Pembicara pada seminar ini diawali oleh Jenderal (Purn) H.Wiranto,SH yang membawakan materi Semangat Hijrah dalam Membangun Strategi dan Gerakan untuk Penguatan NKRI Masa Kini dan Masa Akan Datang. Selanjutnya Bp.Abdullah Syam menyampaikan materi Hijrah kembali ke Al-Quran dan Al-Hadist dalam memperkuat Ukhuwah Islamiyah. Kemudian materi Kemajemukan dalam memperkuat NKRI oleh Prof.DR.Abdul Jamil, MA Rektor IAIN Wali SOngo Semarang. Terakhir materi Firqoh-firqoh dalam Menguatkan Ukhuwah Islamiyah oleh Ir.KH.Solahudin Wahid. Seminar ini dibuka oleh ABAHE sebagai keynote spekaer. Alhamduliilah acara seminar berjalan dengan lancar dan baik serta mendapat banyak respond serta partisipasi aktif dari semua peserta seminar.

January 11, 2009 at 3:19 am Leave a comment

LDII Tidak Eksklusif

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) merupakan organisasi keagamaan yang terbuka untuk umum. Tidak ada eksklusivitas pada tubuh organisasi itu. Ketua Umum DPP LDII Prof. Abdullah Syam mengatakan hal itu usai pembukaan rapat kerja daerah (rakerda) DPD LDII Provinsi Lampung, di Kompleks Kantor Pemprov Lampung.

Menurut Abdullah Syam, dalam perkembangannya, LDII bekerja sama dengan organisasi lain. Sehingga tidak ada kesenjangan antara masyarakat, anggota organisasi keagamaan lain, serta LDII. “Saat ini LDII terbuka untuk umum. Begitu juga dengan sarana dan prasarana milik LDII dapat dinikmati masyarakat.”

LDII, kata dia, bersifat inklusif, bisa bekerja sama dengan lembaga mana pun. Hanya orang yang belum tahu tentang LDII yang menganggap LDII eksklusif. (more…)

November 1, 2008 at 1:01 am 1 comment

Older Posts


September 2019
M T W T F S S
« May    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Archives

Twitter LDII News

RSS LDII.or.id

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Nuansa Online

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 332,561 hits