Posts filed under ‘Organisasi’

Hadiri Rapimnas LDII, Jokowi Bicara Soal Revolusi Mental

jokowi-rapimnasldii

Jakarta – Bakal calon presiden yang diusung PDIP, NasDem dan PKB, Joko Widodo (Jokowi) menghadiri rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Balai Kartini, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan itu, Jokowi bicara masalah revolusi mental.

Jokowi mengatakan, Indonesia memiliki sumber daya alam yang mumpuni, namun tidak diimbangi dengan sumber daya manusianya. Oleh sebab itu, pendidikan karakter harus ditanam sejak dini untuk mempersiapkan SDM yang siap untuk kemajuan.

“Apa itu revolusi mental? Negara sekaya apapaun, kalau SDM-nya tidak disiapkan, nantinya 2025 kita akan masuk ke dalam manusia yang produktif. Kalau tidak disiapkan sekarang, bisa jadi bencana sosial,” ujar Jokowi di Gedung Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (13/5/2014).

Untuk itu, terang Jokowi, harus dimulai dari pembangunan karakter sejak dini. Kurikulum di sekolah harus dievaluasi dengan memperbesar porsi pembangunan karakter bukan pendidikan formil.

“Kurikulum harus ada evaluasi. Di SD, harusnya 70-80 persen harusnya adalah pendidikan karakter, budi pekerti, etika. Mengenai pengetahun, bisa 20-30 persen. Sekarang anak kecil dijejali matematika, fisika, IPA, IPS, sehingga yang namanya etika, perilaku, akhlak, mentalitas tidak disiapkan pada posisi dasar. Kemudian SMP baru masuk 60, 40. Tetap pendidikan akhlak, budi pekerti yang jadi utama. Kemudian yang SMA/SMK baru dibalik 80 persenya pengetahuan dan 20 keterampilan. Sehingga yang muncul adalah generasi yang mempunyai sikap mental yang baik, budaya kerja yang baik. Percuma punya kekayaan alam yang besar tanpa sebuah produktifitas,” jelas Jokowi.

“Oleh sebab perlu perubahan baru, perubahan mental, karakter,” tambah Jokowi.

Advertisements

May 14, 2014 at 9:06 am Leave a comment

LDII Selenggarakan Munas ke-7 di Surabaya

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-VII, di hotel Shangri-La Surabaya, Selasa siang ini (8/3). Munas digelar hingga Rabu besok (9/3). Ketua panitia Munas LDII Criswanto Santoso mengatakan, Munas kali ini diikuti 1.300 peserta. Di antaranya dari Unsur Dewan Penasehat DPP LDII, Pengurus Pleno DPP LDII, utusan DPD Provinsi, serta DPD kabupaten dan kota seluruh Indonesia. “Alhamdulilah, perwakilan seluruh provinsi maupun kabupaten dan kota di Indonesia hadir,” katanya, Selasa (8/3).

Selain melakukan pembahasan AD/ART, Munas lima tahunan ini juga akan memilih ketua Umum LDII yang baru. Dengan tema “Meningkatkan Pengembangan SDM Profesional Religius Menuju Indonesia Sejahtera, Demokratis, Berkeadilan dan Bermartabat”, Munas diharapkan mampu mencari solusi untuk membantu bangsa dari berbagai krisis yang terjadi.

Selain dihadiri pengurus LDII, Munas kali ini juga dihadiri Ketua Umum PBNU Kiai Said Aqil Siradj dan salah seorang Ketua PP Muhammadiyah Malik Fajar. “Rencananya, Menpora Andi Malarangeng juga hadir untuk menjadi pembicara,” ujar Criswanto.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII Abdullah Syam mengatakan, Munas di Surabaya ini adalah yang pertama digelar diluar Jakarta. “Sejak diidirikan 39 tahun lalu, baru kali ini Munas dilaksanakan di luar Jakarta,” papar Abdullah. Sejak berganti nama dari Lemkari menjadi LDII, hingga saat ini LDII sudah tersebar di 33 provinsi dan 491 kabupaten dan kota. “Bahkan cabang kita sudah ada di sembilan negara,” tutur Abdullah.

Acara Munas juga secara langsung disiarkan melalui fasilitas internet yang bisa diakses oleh jemaah LDII di beberapa negara, seperti Mekah, Katar, India, Cina, Korea, Jepang, Belanda, Jerman, Norwegia, Kanada, Amerika, Australia, dan Malaysia. FATKHURROHMAN TAUFIQ.

March 10, 2011 at 11:03 pm 1 comment

Halal bi Halal, Bermula dari Buya Hamka dan Bung Karno

Ada kisah menarik yang disampaikan Ketua MUI, Umar Shihab, mengenai asal-usul halal bi halal yang menjadi tradisi di Indonesia. Menurutnya, tradisi yang baik ini pertama kali dikenal pada 1963, saat Buya Hamka bertemu dengan Presiden Soekarno di Istana Negara dalam suasana Idul Fitri.

“Pada saat keduanya berjabat tangan, Buya Hamka mengatakan kita halal bi halal, dan Bung Karno mengatakan juga dengan keras halal bi halal. Lalu tahun-tahun berikutnya Bung Karno yang mempopulerkannya,” ungkap Umar Shihab dalam acara halal bi halal 1431 H LDII di Sekretariat DPP LDII Jakarta.

Menurutnya, dalam sebuah wawancara Buya Hamka pernah mengatakan bahwa makna halal bi halal adalah bertemunya pribadi-pribadi yang suci yang telah serius menggembleng dirinya dalam bulan Ramadhan. “Halal itu suci, bersih, baik. Halal bi halal adalah upaya mempertemukan pribadi-pribadi yang baik yang telah sungguh-sungguh menjalankan ibadah Ramadhan, begitu keterangan Buya,” kata Umar yang saudara kandung mantan Menag Prof Dr Quraish Shihab tersebut.

Dalam bahasa agama, halal bi halal sepadan dengan silaturahim. Umar mengatakan bahwa adalah orang yang merugi bila enggan menyambung bahkan memutuskan sialturahim. Dalam kesempatan yang sama Katib Aam PBNU, KH Dr Malik Madani, mengatakan bahwa halal bi halal adalah local wisdom, yang perlu dipelihara keberlangsungannya, dalam upaya untuk mempertahankan ukhuwah Islamiyah.  “Yaitu persaudaraan yang Islami. Hal ini tidak terbatas dengan sesama muslim saja. Tapi bisa dengan pemeluk agama lain dengan spirit nilai-nilai Islam,” papar Malik.

Menurutnya, inti persaudaraan yang Islami adalah yang mengedepankan nurani dan lebih produktif, lebih mengayomi keutuhan bangsa kita yang majemuk, daripada ukhuwah diniyah yang jahiliyah. “Ukhuwah diniyah yang jahiliyah itu, adalah persaudaran orang-orang seagama, tapi spiritnya tidak Islami, misalnya persaudaran untuk melakukan teror bom yang mengganggu ketentraman dan keamanan bangsa,” katanya. [http://www.republika.co.id]

Keterangan foto: Dari kiri, Sekretaris PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, Ketua MUI Umar Shihab, Anggota DPD AM Fatwa, dan Ketua Umum LDII Abdullah Syam dalam acara silahturahim dan halal bihalal Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di kantor LDII, Jakarta (Kamis 7/10) malam. [http://www.rakyatmerdeka.co.id/news.php?id=5879]

October 8, 2010 at 4:07 pm Leave a comment

LDII Sultra: Narkoba dan Pornografi Jadi Ancaman

Sebagai bagian pelaksanaan anggaran dasar (AD) dan anggaran rumah tangga (ART), maka beberapa waktu lalu Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sultra,  menghelat musyawarah daerah (Musda) IV.

Ketua Panitia Musda LDII Sultra, Yunus mengatakan sesuai dengan tema Musda meningkatkan kinerja menuju kemandirian organisasi dalam rangka menyukseskan program Bahteramas, maka sumber daya manusia (SDM) menjadi perhatian penting.  “Berbicara SDM terdapat dua ancaman dan tantangan peningkatan SDM, yaitu narkoba dan pornografi/pornoaksi.  Yang tentu saja kedua ancaman ini sangat rentan terhadap generasi muda sebagai penerus bangsa,” katanya.

Kaitannya dengan fungsi dan peran LDII, serta memperhatikan kebijakan pemerintah tentang Tri Kerukunan Umat Beragama, menurutnya LDII telah sepakat untuk membangun persepsi dan komitmen yang sama melalui seminar, dialog dan lokakarya.

“Dengan telah dihelatnya serangkaian kegiatan tersebut, LDII hendaknya secara terus menerus dapat membangkitkan motivasi dan semangat warganya.  Guna peningkatan pendalaman iman dan moral, mengingat LDII diharapkan sebagai pelopor pembaruan dan pelaksana pembangunan yang berakhlak,” jelasnya panjang lebar.

Pada akhirnya dirinya mengharapkan jika Musda IV harus menghasilkan program maupun usulan yang dapat dipertanggung jawabkan, terbuka, tepat guna dan berdaya guna.  “Tentunya hal ini dapat terwujud jika secara individu, LDII harus memiliki pola hidup yang dapat mengukur kemauan dan kemampuan,” harapnya.  (http://www.kendarinews.com)

September 12, 2010 at 1:12 pm Leave a comment

Wagub DKI Apresiasi LDII Kembangkan “Green Dakwah”

Wakil Gubernur DKI Jakarta H Prijanto menyambut baik “green dakwah” (dakwah sejuk hijau) yang dilakukan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) wilayah DKI yang bersumber Al-Quran dan hadist (Sunnah) Nabi Muhammad SAW.

“Langkah dakwah seperti itu sudah tepat karena memang dakwah tidak hanya membangun infrastruktur semata, tapi juga bagaimana membangun sumber daya manusia yang baik (SDM), yang terpuji sehingga menjadi Jakarta yang bermartabat,” kata Prijanto saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) VII DDPD LDII Jakarta, Sabtu. Hadir dalam acara itu, Ketua DPD LDII DKI KH Teddy Suratmadji, MSc dan Sekretaris Umum MUI (Majelis Ulama Indonesia) DKI Dr Syamsul Ma’arif, SH dan Ketua Umum DPP LDII Prof Dr KH Abdullah Syam.

Prijanto menjelaskan, Pemprov DKI terus mendorong gerakan yang dilakukan LDII termasuk Ormas Islam dalam meningkatan SDM karena itu pihaknya mengalokasikan anggaran di APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah). Ia mencontohkan FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) yang dipimpinnya (Prijanto) setiap tahun mendapat bantuan dana Rp2 miliar. Dalam kesempatan ditandatangani MoU (Memorandum of Understanding/nota kesepahaman) antara DPD LDII DKI dan DPW MUI DKI tentang “Green Dakwah” yang ditandatangani Ketua DPD LDII DKI Ir Teddy Suratmadji, MSc dan Sekum MUI DKI Dr Syamsul Ma’arif, SH.

Adapun isi green dakwah itu berisi : dakwah berpedoman pada Al-Quran dan hadist, dakwah yang membawa kesalehan sosial, dakwah santun, sejuk dan tasamuh, dakwah yang membawa kemaslahatan umat, dakwah berwawasan lingkungan, dakwah tanpa tembako dan asap rokok dan dakwah dengan kasih sayang.  Teddy menjelaskan, DPD DKI yang kini memiliki pengurus DPD II di 6 kota/kabupaten se-DKI, 41 kecamatan (PC LDII DKI) ndan 175 kelurahan (PAC LDII) dan mempunyai 400 majelis taklim memiliki program mewujudkan satu juta lubang biofere di rumah warga LDII untuk resapan air.

Selain itu, DPD LDII dan DPP LDII juga memilki program penanaman satu juta pohon sebagai wujud mendukung program pemerintah dalam “global warming” dan menghijaukan kembali hutan yang gundul guna mewujudkan lingkungan hidup yang sejuk dan bersih.  Musda VII LDII DKI yang berlangsung 17-18 Juli 2010 itu diikuti 375 peserta itu juga mengevaluasi program kerja pengurus selama 2005-2010, serta menyusun program kerja 2010-2015 dan memilih pengurus baru DPD LDII DKI Jakarta peride 2010-2015.(http://www.antaranews.com)

July 25, 2010 at 2:42 pm Leave a comment

Musda III LDII Sulsel 2010

Melalui Musyawarah Daerah ke-3 Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan Tahun 2010 kita Tingkatkan Profesionalisme Organisasi dan Peran Serta LDII dalam Memperkuat Moral Spiritual Keagamaan dalam Bingkai NKRI. Tema inilah yang terpampang pada Musda LDII di Hotel Singgasana Makassar, pukul 10.00 Wita, Minggu 21 Maret 2010. Sekitar 800 peserta termasuk penggembira dan 150 khusus undangan dari 22 DPD Kab/Kota se-Sulsel. Undangan termasuk semua muspida, ormas-ormas Islam yang ada di Sulsel.

Gubernur Sulawesi Selatan, H. Syahrul Yasin Limpo dengan Ketua DPD LDII Provinsi Sulsel, Drs. H. M. Hidayat Nahwi Rasul, M.Si melakukan penandatanganan MoU Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur’an sekitar 100 ribu orang dan MoU Sulsel Go Green yang disaksikan oleh Ketua Umum DPP LDII, Prof. DR. Ir. KH. Abdullah Syam, M.Sc.

Gubernur dalam sambutannya yang selalu disambut dengan tepuk tangan oleh peserta mengatakan sangat bahagia dan bersyukur kepada Allah SWT dapat melihat Musda LDII ini. Gubernur menyampaikan bahwa Indonesia adalah termasuk Negara Islam yang terbesar di dunia. Oleh karena itu Islam kita jadikan sebagai pendekatan sosial juga pendekatan politik kepada masyarakat. Kurang apa Allah memberikan Negara kita ini dibanding Negara lain, tinggal kita mengolah dan memanfaatkan dengan baik anugerah Tuhan.

Yang sangat penting pada LDII ini adalah hadirnya silaturrahmi Islam Hablun Minallah wa Hablun Minannas. Silaturrahmi merupakan kunci untuk mencapai tujuan LDII ini yang semakin bagus, yang semakin besar melalui demokrasi Islam yang merupakan system yang harus kita lalui sesuai dengan prosedur demokrasi itu sendiri. Lanjut Syahrul menyatakan bahwa LDII itu dari dulu bersama-sama saya mulai dari Bupati, Wakil Gubernur sampai sekarang sebagai Gubernur, tentunya perhatiannya tidak terlepas pada LDII ini. Namun Syahrul juga mengingatkan jangan lepas dari istiqamah, ketulusan dan kejujuran karena itulah yang kan mengantar ke tujuan utama kita sesuai dengan tema LDII diatas. (more…)

March 27, 2010 at 5:45 am Leave a comment

LDII Ikuti Pameran Pembangunan Kabupaten Penajam Paser Utara Kaltim

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) H Saifi mengaku prihatin terhadap beberapa organisasi masyarakat (ormas) Islam di PPU yang terkesan kurang respek terhadap beberapa kegiatan yang sifatnya sekaligus sebagai sosialisasi dalam rangka menyebarluaskan syiar agama Islam.

”Meski demikian kami tetap memberikan apresiasi dan penghargaan secara moral kepada salahsatu ormas Islam, sebut saja Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) yang statusnya ormas Islam turut ambil bagian mendirikan stan pameran yang bernuansa Islam, selain stan Kantor Kementerian Agama Kabupaten PPU,” ungkap Saifi, kemarin.

Menurut dia, dalam rangka membentuk kepribadian umat bukan saja dilakukan pada forum-forum dakwah, seperti ceramah agama di masjid-masjid, musala, pendidikan agama melalui pondok-pondok pesantren. Namun pada ajang pameran dakwah dan sosialisasi agama dapat juga dilakukan dimana saja seperti pameran yang digelar baberapa hari lalu.  Dia menilai, dengan keikutsertaan LDII dalam membuka pameran, tugas-tugas Kementerian Agama Kabupaten PPU merasa sangat terbantu sekali dalam soal pembinaan akhlak dan mental masyarakat daerah ini. ”Padahal jauh-jauh hari sebelumnya kami sudah menganjurkan kepada beberapa ormas Islam di PPU agar turut serta dalam pemeran yang diadakan Pemkab PPU, namun ternyata hanya satu ormas Islam saja yang ikut asmbil bagian dalam pameran tersebut,” ujar Saifi.

Di PPU ini, lanjut dia, ada sejumlah ormas Islam di antaranya Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan beberapa pondok pesantren lainnya. Adapun kegiatan pameran yang diikuti Kantor Kementerian Agama PPU antara lain, pagelaran tari bernuansa Islami yang dipersembahkan murid-murid Madrasah Tsanawiayah Negeri I Penajam. (more…)

March 20, 2010 at 4:53 am 2 comments

Older Posts


June 2019
M T W T F S S
« May    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Archives

Twitter LDII News

RSS LDII.or.id

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Nuansa Online

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 331,710 hits

Top Clicks

  • None