Posts filed under ‘Munas – Rakernas’

Rapimnas LDII titipkan PR untuk capres 2014

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) untuk mengevaluasi kinerja organisasi. Dalam rapat ini, akan dibahas isu-isu strategis di Tanah Air yang kemudian dititipkan calon presiden yang akan bertarung di Pilpres 2014.

“Rapat Pimpinan Nasional ini adalah momen baik untuk menentukan isu-isu strategis yang akan dititipkan kepada capres-capres dalam menjalankan roda pemerintahannya,” ujar Ketua umum DPP LDII, Abdullah Syam, saat membuka acara di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Selasa (13/5).

Dalam kesempatan yang sama, mewakil keluarga besar LDII, Abdullah Syam menyampaikan ucapan terima kasih pada pemerintahan SBY – Boediono yang akan segera berakhir. “Dalam sambutan ini izinkan saya menghaturkan ucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada Presiden SBY dan Wakil Boediono yang telah mengangkat harkat martabat bangsa di mata internasional, dan meningkatkan cadangan devisa kita bertambah menjadi USD 116 juta,” katanya.

Dia menambahkan, kepada presiden yang akan datang diharapkan terus membuat Indonesia lebih baik. “Kami berharap pada presiden, siapa pun presidennya ke depan, untuk terus berusaha, menemukan inovasi agar Indonesia menjadi negara yang maju di dunia, Rapimnas ini juga untuk menegaskan LDII adalah organisasi yang berkarya, beramal dan bekerja bukan organisasi yang mengkritik saja,” tambahnya.

Tampak acara ini dihadiri Menteri Agama, Suryadharma Ali. Gubernur Jokowi, Prabowo Subianto, dan sejumlah tokoh penting dikabarkan juga bakal menghadiri acara ini. (merdeka.com)

Advertisements

May 15, 2014 at 7:39 am Leave a comment

16 Pokok Pikiran LDII

Berikut ini pokok-pokok pikiran LDII yang dituangkan sekaligus disampaikan di acara Rapimnas LDII 2014:

1. LDII mencermati, bahwa  perkembangan praktek politik demokrasi bangsa sampai dengan saat ini, mengharapkan  agar berbagai tingkatan kekuasaan yang melekat pada seseorang  harus dianggap sebagai sebuah amanah yang dititipkan oleh Allah SWT kepada hambaNya yang akan diminta pertanggungjawabannya, baik di dunia maupun di akhirat nanti

2. LDII mencermati, bahwa praktek demokrasi di Indonesia perlu diperbaiki kualitasnya secara serius dan sungguh-sungguh serta secara terus menerus, bila dikehendaki agar praktek demokrasi pada akhirnya bisa dianggap sebagai solusi strategis bagi perbaikan kinerja bangsa. Untuk itu LDII mengusulkan agar paket UU Politik harus diperbaiki, agar setiap produk tahapan praktek demokrasi harus memenuhi kaidah legitimasi etis dan tidak hanya sekedar legitimasi kuantitatif

rapimnas-ldii-titipkan-pr-untuk-capres-2015

3. LDII mengharapkan  selepas berbagai kegiatan politik 2014  agar terus dilaksanakan pendidikan politik demokrasi yang baik bagi rakyat, agar demokrasi dapat dimengerti dan dirasakan,  bahwa sebuah kehidupan politik demokrasi  memerlukan basis moral dan rasionalitas, agar makna demokrasi dapat mewujud dalam kehidupan nyata sehari-hari. Ketika di era reformasi P4 ditiadakan, rakyat belum sepenuhnya mendapat  penjelasan tentang apa itu demokrasi, maka ketika rakyat menganggap bahwa pemilu dianggap hanya sebagai “pasar suara”, maka keadaan ini cukup menjelaskan betapa pentingnya pendidikan politik. Dengan pertimbangan tersebut, LDII menganggap perlu bahwa Lembaga seperti KPU juga harus mendapat tugas tambahan untuk melakukan tugas pendidikan politik demokrasi bagi seluruh lapisan rakyat, agar konsolidasi demokrasi secara substansial dapat segera terwujud

4. LDII mengharapkan agar praktek demokrasi  dapat menuju terjadinya konsolidasi demokrasi, yang mengakibatkan rakyat  semakin percaya pada demokrasi, agar demokrasi dapat mencerminkan kedaulatan rakyat yang sesungguhnya  sehingga dapat  mencapai tujuan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yaitu mensejahterakan rakyat sekaligus berdaulat

5. LDII mengingatkan kepada  para elite politik dalam berbagai fungsinya, ketika melaksanakan pemilu sebagai salah satu praktek demokrasi,  agar sanggup menerapkan kaidah-kaidah demokrasi  yang substansial dan mendasarkan pada kaidah-kaidah akhlaq yang mulia serta tetap mengindahkan Pancasila sebagai dasar dari kehidupan bernegara bagi bangsa Indonesia sebagaimana tertera pada pembukaan UUD 45

6. LDII mengharapkan agar Pilpres 2014 dapat menjamin terpilihnya Presiden dan Wakil Presiden yang mempunyai legitimasi politik yang kuat, serta mampu menghasilkan Pimpinan Nasional yang berfungsi sebagai Khalifah fil ard’ yang rahmatan lil ‘alamin agar dapat mewujudkan kedaulatan teritorial NKRI, kedaulatan pangan, energi, pertahanan-keamanan, ilmu pengetahuan dan teknologi serta kedaulatan finansial menuju terwujudnya baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur

(more…)

May 15, 2014 at 7:32 am Leave a comment

Rapimnas LDII 2014 – Prabowo: “Indonesia Tidak Boleh Bertekuk Lutut pada Bangsa Lain”

prabowo-subianto-ldii_1240_600

Hari kedua Rapimnas LDII (14/5), giliran Capres Prabowo memberikan pemaparan visi dan misinya sebagai presiden, setelah sebelumnya Jokowi Capres PDIP melakukan hal yang sama. Menyambut kedatangan Prabowo, Ketua DPP LDII Chriswanto Santoso membacakan 16 butir pokok pikiran Rapimnas. Butir-butir tersebut telah melalui proses panjang melalui Focus Group Discussion sejak lima bulan yang lalu.

16 pokok pikiran tersebut di antaranya LDII mengamati ciri bangsa besar tidak pernah melupakan sejarah. “Pertama, Rakyat harus menjadi sisi sentral manfaat pendirian negara ini. Legitimasi etis harus diwujudkan di samping legitimasi kuantitatif. Realisasi legitimasi etis perlu menjadi agenda besar bangsa Indonesia. Harus dipahami bahwa demokrasi merupakan sebuah amanat. LDII mencermati praktik demokrasi harus serius diperbaiki agar praktek demokrasi memenuhi legitimasi etis,” ujar Chriswanto Santoso.

LDII mengharapkan selepas kegiatan politik 2014 agar terus dilaksanakan pendidikan politik yang baik, supaya makna demokrasi dapat terwujud dalam kehidupan nyata sehari-hari. LDII menganggap bahwa KPU perlu mendapatkan tugas tambahan pendidikan politik agar tugas demokrasi secara substansial dapat terwujud.

LDII mengingatkan partai politik supaya sanggup mewujudkan Pancasila sebagai nilai dasar bangsa Indonesia. Selain itu LDII menyerukan energi panas bumi dan energi terbaru lainnya harus diwujudkan pemanfaataanya untuk memenuhi kebutuhan energi di masa depan. Energi kelistrikan juga harus dioptimalkan agar PLN dapat diberikan cadangan khusus batu bara dengan harga dibawah normal.

Pokok-pokok pikiran LDII tersebut senada dengan manifesto perjuangan Gerindra, bahwa bangsa Indonesia harus mampu berdiri sendiri. Harus mandiri, tidak bertekuk lutut kepada bangsa lain namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persahabatan antar bangsa. “16 pokok pikiran Rapimnas LDII, telah merangkum pemikiran Gerindra yang terdiri 200 slide lebih,” puji Prabowo.
(more…)

May 15, 2014 at 4:56 am Leave a comment

Totopong Warnai Rakernas 2012 LDII

Menteri Agama Suryadharma Ali membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2012 Lembaga Dakwah Islam Indonesa (LDII di IPB International Convention Center Jalan Pajajaran Kota Bogor, Rabu (11/4/2012). Ada hal yang menarik dalam pembukaan Rakernas LDII tersebut undangan yang hadir mengenakan ikat kepala termasuk Menag Suryadharma Ali.  Ikat kepala tersebut sengaja dibagikan oleh pihak panitia.

Di Kota Bogor penggunaan ikat kepala atau orang sunda menyebutnya totopong kini terus di kampanyekan oleh para budayawan dalam berbagai kesempatan acara.  Penggunaan totopong merupakan ciri khas orang sunda. Rakernas LDII yang diikuti sekitar 1.100 peserta dihadiri Ketua MUI Pusat Adnan Harahap, dan Sekretaris Daerah Kota Bogor  Bambang Gunawan, serta tokoh-tokoh lainnya.

Dalam sambutannya Menag Suryadharma Ali menyatakan pemerintah mendukung perubahan arah dakwah LDII yang fokus pada upaya pembangunan kesalehan sosial masyarakat.  “Saya menyambut baik apa yang menjadi perjuangan LDII saat ini. Kementerian Agama siap bekerjasama dalam mendukung dakwah LDII,” katanya. Menag mengingatkan, LDII harus mengambil peran dalam kegiatan pengembangan sumber daya manusia dan sumber daya alam.

Sementara itu Ketua Umum DPP LDII Prof DR Abdullah Syam mengatakan pihaknya akan menjadikan dukungan pemerintah sebagai modal untuk memulai upaya pembangunan umat.  “Ini akan menjadi modal kita dalam mengembangkan karakter umat dan akhlaqul karimah masyarakat Indonesia,” ujarnya. Rakernas 2012 akan berlangsung selama dua hari mulai 11 April hingga 12 April yang diikuti oleh anggota LDII seluruh Indonesia. Anggota LDII yang telah hadir berasal dari seluruh provinsi dan 426 kota/kabupaten se-Indonesia. (chris) [http://www.beritabogor.com]

April 21, 2012 at 2:41 pm Leave a comment

Tutup Rakernas LDII, Wapres Boediono Tekankan Pentingya Zakat

Wapres Boediono menghadiri penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LDII 2012 di Botani Square, Bogor, Jawa Barat. Boediono menekankan pentingnya zakat untuk menciptakan keseimbangan dan keadilan dalam masyarakat.

“Tidak lengkap keimanan muslim jika ia tidak melaksanakan perintah zakat, yang merupakan wujud nyata kontribusi kita sebagai individu pada kepentingan bersama. Zakat dalam arti luas adalah menciptakan keseimbangan dan keadilan di dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Wapres Boediono saat menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LDII 2012, Kamis (12/4/2012).

Boediono mengatakan, profesional menghendaki ketaatan dalam kaidah-kaidah profesi, menuntut independensi dan kesungguhan untuk terus menyempurnakan hasil kerjanya. Sedangkan religiusitas menuntut manusia untuk menghayati dan mempraktikkan nilai-nilai agama yang universal.

“Di antara nilai-nilai agama itu yang paling tinggi adalah keadilan. Bersikap adil berarti menetapkan segala sesuatu di tempatnya, adil juga berarti mendahulukan kepentingan masyarakat. Dengan demikian muslim yang profesional dan religius adalah muslim yang berkeahlian, independen, adil, dan mendahulukan kepentingan orang banyak,” katanya. Boediono juga menekankan pentingnya pendidikan untuk kemajuan bangsa. Pendidikan yang baik dapat meningkatkan kualitas SDM dan sejarah dunia sudah membuktikan hal tersebut. [http://news.detik.com]

April 21, 2012 at 2:36 pm Leave a comment

Wapres: Perbankan Syariah Indonesia Peringkat Empat Dunia

Wakil Presiden Boediono mengatakan, aset perbankan syariah Indonesia per akhir 2011 menduduki peringkat keempat di dunia. “Aset perbankan syariah Indonesia menduduki posisi keempat dunia setelah Iran, Malaysia, dan Arab Saudi,” kata Wakil Presiden (Wapres) Boediono pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LDII 2012 di Botani Square, Bogor, Kamis (12/4).

Dia menambahkan, total aset perbankan syariah Indonesia per akhir 2011 mencapai lebih dari Rp140 triliun. “Dalam catatan saya rata-rata pertumbuhan perbankan syariah di dunia sekitar 10 hingga 15 sementara pertumbuhan aset perbankan syariah di Indonesia dalam lima tahun terakhir mencapai rata-rata 40 persen,” katanya.

Dia menambahkan, pertumbuhan saham syariah, sukuk dan reksadana syariah juga sangat menggembirakan di mana kapitalisasi saham syariah hingga akhir tahun lalu mencapai Rp1.414 triliun dan outstanding sukuk mencapai lebih dari Rp 5,4 triliun.

Sementara itu, Wapres Boediono juga mengatakan pemerintah terus melakukan berbagai upaya agar ekonomi bisa tumbuh dengan baik.”Selain itu pemerintah juga menciptakan kesempatan yang makin merata bagi semua warga negara untuk tumbuh dan berkembang sesuai kemampuannya,” katanya.

Dia juga mengatakan, pemerintah akan terus melakukan penanggulangan kemiskinan dengan menyediakan bantuan langsung di bidang pendidikan, kesehatan, penyantunan sosial kepada masyarakat kurang mampu maupun dengan mendukung usaha kecil dan menengah. “Hal tersebut dilakukan melalui berbagai program yang dapat membantu percepatan kemampuan mereka untuk berkembang dan mandiri,” katanya. (Ant/ICH) [http://www.metrotvnews.com]

April 21, 2012 at 2:33 pm Leave a comment

Wapres Minta LDII Bukan Hanya Khutbah

Wakil Presiden Boediono meminta Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) bukan hanya melakukan dakwah dalam bentuk khutbah, tapi juga melakukan kegiatan nyata dalam bidang pendidikan dan kewirausahaan. “Dakwah seperti itu jauh lebih efektif dan berdaya guna bagi masyarakat,” kata Wakil Presiden (Wapres) Boediono saat menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LDII 2012 di Botani Square, Bogor, Kamis (12/4/2012) pagi.

Wapres juga mengatakan, pendirian LDII mempunyai tujuan untuk meningkatkan kualitas peradaban, kualitas hidup, harkat martabat dan turut serta dalam pembangunan manusia Indonesia. “Guna mencapai tujuan tersebut, LDII memerankan diri menjadi wahana bagi pendidikan dakwah keagamaan dan kemasyarakatan yang bersifat independen, mandiri, terbuka, moderat, majemuk dan setara,” katanya.

Kata kunci dari upaya itu, menurut wapres adalah pendidikan. “Kunci keberhasilan meningkatkan martabat manusia dan bangsa terletak pada keberhasilan mendidik manusia,” ujarnya. Dia juga mengatakan bahwa sejarah dunia menunjukkan bahwa kualitas SDM dan pendidikan menjadi penentu maju mundurnya suatu bangsa. “Itulah sebabnya saya menganggap tepat tema yang diusung dalam Rakernas LDII yakni ’Pengembangan SDM Profesional Religius untuk Indonesia Sejahtera, Demokratis, Berkeadilan dan Bermanfaat’,” tuturnya.

Untuk itu, Wapres Boediono meminta kepada seluruh jajaran LDII untuk terus melakukan kegiatan nyata khususnya dalam bidang pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia. “Seiring dengan dinamika sosial yang terjadi saat ini LDII sebagai salah satu organisasi masyarakat penting di Tanah Air, hendaknya terus membina anggotanya agar jadi SDM Indonesia yang tangguh dan berkualitas,” katanya. Dengan demikian, ujar Wapres, LDII ikut membantu pemerintah dalam mendorong pembangunan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum DPP LDII Abdullah Syam dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. [http://megapolitan.kompas.com]

April 12, 2012 at 5:50 am 1 comment

Older Posts


June 2019
M T W T F S S
« May    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Archives

Twitter LDII News

RSS LDII.or.id

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Nuansa Online

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 331,694 hits

Top Clicks

  • None