Pengamat: Pancasila Jangan Jadikan Mitos

June 10, 2011 at 6:36 am Leave a comment

Jakarta (ANTARA News) – Pengamat Politik Universitas Paramadina Jakarta Yudi Latif meminta negara tidak menjadikan Pancasila hanya sebagai mitos.  “Pancasila jangan hanya dijadikan mitos saja, namun juga perlu di objektifikasi, didekatkan dengan realitas,” katanya seusai dikusi `Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara` di Wisma LDII, Jakarta, Kamis.

Menurut dia, Pancasila sebagai pandangan hidup selama ini telah dicampakan oleh elit negara dan tidak lagi menjadi dasar dalam mengambil kebijakan. “Ada ketidak konsistenan, para elit selalu mengumbar kata pancasila sementara kebijakannya tidak berdasarkan falsafah Pancasila,” katanya dalam acara yang digelar DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) itu.

Ia mencontohkan kebijakan ekonomi yang seharusnya sesuai konstitusi dan Pancasila, namun semakin lama justru semakin melenceng.
“Pelaksanaan pasal 33 yang seharusnya menjadikan sumber daya alam sebagai alat untuk mewujudkan keadilan sosial, namun justru kini dikuasai asing,” katanya.

Ia menengarai sekitar 75 kebijakan dan undang-undang yang telah dikeluarkan pemerintah justru bertentangan dengan konstitusi.Ia menambahkan, Pancasila sebagai falsafah bernegara, berbangsa dan bermasyarakat tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama.

“Bahkan cocok dengan nilai-nilai agama, karena memang digali dari kehidupan masyarakt Indonesia yang beragama,” katanya. Selain itu, Pancasila merupakan hasil dari perenungan semua tokoh, baik dari tokoh Islam maupun tokoh nasionalis guna menjadi dasar negara.
Sementara itu, Redaktur Senior Harian Kompas Budiarto Shambazy mengatakan, Pancasila perlu diperkenalkan kepada generasi muda dengan menggunakan kemasan sesuai perkembangan zaman. Hal ini dibutuhkan, karena selama ini Pancasila semakin tidak dikenal oleh generasi muda dan dalam perkembangannya pengenalan Pancasila juga tidak berkembang. “Perkembangan teknologi dan informasi saat ini memerlukan adaptasi, ini juga diperlukan dalam mengemas Pancasila,” katanya.

Ketua DPP LDII Prasetyo Sunaryo menilai, Pancasila seharusnya justru diajarkan kepada elit politik. Menurut dia, perilaku elit mencontohkan penyimpangan terhadap Pancasila.(*)

**berita foto: SERASEHAN PANCASILA. Dari kiri ke kanan, Wakil Ketua MPR RI Hajriyanto Thohari, Pengamat politik Reform Institute Yudi Latif dan Ketua DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menjadi pembicara dalam Serasehan Kebangsaan di Jakarta, Kamis (9/6). Serasehan mengambil tema Pancasila Dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara. FOTO ANTARA/ Dhoni Setiawan/ss/mes/11 http://antarafoto.com/p

Entry filed under: Berita. Tags: , , , .

Revitalisasi Pancasila Harus Mampu Bangkitkan Harga Diri Bangsa LDII Jakarta Buat Sejuta Biopori

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


June 2011
M T W T F S S
« May   Jul »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Archives

Twitter LDII News

RSS LDII.or.id

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Nuansa Online

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 299,095 hits

%d bloggers like this: