Archive for June, 2011

MUI Sulsel – DPW LDII Latih Dai

Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (MUI Sulsel) bersama Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) merencanakan pelatihan materi dakwah Ramadhan sebagai salah satu upaya mewujudkan suasana rukun, damai, dan kompak di Sulawesi Selatan pada bulan Ramadhan mendatang. Hal itu terungkap dalam pertemuan Majelis Ulama Indonesia Proinsi Sulawesi Selatan (MUI Sulsel) dan Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) di kantor MUI Sulsel, Masjid Raya Makassar pada Senin (13 Juni 2011).

“Rencana pelatihan dai mudah-mudahan dapat diselenggarakan sebelum Ramadhan ini, selain itu kami juga menyampaikan rencana kegiatan Festival Anak Soleh yang insya Allah akan dilaksanakan pada akhir Juli 2011,” ujar Prof. Dr. H. Haryanto M.Pd, Ketua DPW LDII Sulsel.

Menurut Prof. Dr. Haryanto M.Pd, pertemuan ini atas inisiatif LDII untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyampaikan rencana kegiatan DPW LDII Sulsel sebelum dan selama bulan Ramadhan tahun ini. Dalam pertemuan ini, MUI Sulsel diwakili Wakil Ketua Umum MUI Sulsel, Prof. Dr. H.Abdul Rahim Yunus, MA, Ketua MUI Sulsel, Dr. H,M,Arfah Shiddiq,MA, Ketua MUI Sulsel, Dr. H.M. Ruslan MA, Sekretaris Umum MUI Sulsel, Prof. Dr. H.M. Ghalib, MA.  Selain itu, hadir pula Bendahara Umum MUI Sulsel, Drs. H. Burhanuddin Yusuf, M.Ag., Sekretaris MUI Sulsel, Drs. H.M.Renreng, MA, Srekretaris MUI Sulsel, Drs. H.M. dahlan Yusuf, dan Ketua Komisi Ukhuwah MUI Sulsel, Dr. H.M. Natsir Siola MA.

Sementara LDII antara lain diwakili Prof. Dr. H. Haryanto M.Pd (Ketua DPW LDII Sulsel), Dr. H. Sukardi Weda S,S, M.Hum.,M.Pd.,M.Si. (Wakil Ketua DPW LDII Sulsel), M.Si. Dr. H. Sanusi (Wakil Ketua DPW LDII Sulsel), Ir. H. Abri (Wakil Ketua DPW LDII Sulsel), H. Ishak Balado S.E (Sekretaris DPW LDII Sulsel), dan Drs. H. Hidayat Nahwi Rasul (Ketua DPP LDII), Prof. Dr. H. Abdul Rahim Yunus M.A, mendukung rencana kegiatan pelatihan dai serta rencana kegiatan LDII lainnya.

“MUI meminta LDII agar lebih tampil ke permukaan dalam upaya pembinaan ummat. Mari kita sama-sama menjaga suasana yang kondusif di Sulsel ini. Ini merupakan tugas bersama bukan tugas MUI saja,” ujar Prof. Dr. Abdul Rahim Yunus M.A. (*http://makassar.tribunnews.com)

Advertisements

June 19, 2011 at 3:31 pm 1 comment

Musyawarah Wilayah V LDII Kaltim

Musyawarah Wilayah (Muswil) V  Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII ) Dewan Pimpinan Wilayah Kalimantan Timur digelar di Ballroom Hotel Grand Sawit Jl Basuki Rahmat Samarinda. Agenda pokok Muswil tersebut adalah untuk mereview dan menilai kegiatan LDII  selama 5 tahun ke belakang mulai 2005-2011, serta menyusun program kerja selama 5 tahun ke depan.

Acara yang diikuti seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur dihadiri kurang lebih sebanyak 312 peserta yang terdiri dari  peserta dan peninjau DPP LDII dan DPD LDII kabupaten/kota dan dari utusan pesantren.  Hal ini dijelaskan oleh ketua panitia pelaksana MUSWIl  LDII Kaltim Sutamsis yang didampingi ketua LDII Kalimantan Timur Krishna Purnawan Candra,  bahwa nantinya kepungurusan yang baru nanti bisa melaksanakan program untuk lima tahun ke depan.

“LDII  adalah organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang dakwah Islam yang dengan senantiasa memandang  dinamika pembangunan masyarakat yang harus dihadapi secara arif dan  bijaksana dengan menggunakan nada santun dan damai yang  menggunakan konsep  green dakwah,” jelas Sutamsis kepada Koran Kaltim kemarin siang.

Dijelaskan, untuk melakukan pemilihan ketua DPW LDII, ada beragam mekanisme yang akan dilakukan  melalui sistem penjaringan  melalui  12 DPD kota/kabupaten dengan perolehan 15 persen suara yang nantinya akan menghasilkan sekitar 6 calon ketua. Selain itu, untuk meningkatkan hubungan ukhuwah islamiyah dan kerukunan antar umat beragama, panitia mengundang Prof Dr KH Umar Shihab selaku Ketua MUI Pusat. Dan pada acara muswil LDII akan dibuka langsung  Asissten III Pemprov Kaltim Sutarnyoto.

Dengan tema Meningkatkan SDM Profesional Relegius melalui green dakwah untuk membangun Kalimantan Timur sejahtera dan bermartabat event ini juga  bertujuan untuk memberikan semangat serta dorongan kepada warga LDII supaya berperilaku secara relegius. “Kami ingin dan berusaha kepada  insan  khususnya warga LDII bisa untuk memberikan semangat  untuk bisa bekerja secara profesional   yang dilandasi sikap relegius,” tambahnya kembali. (more…)

June 19, 2011 at 3:24 pm Leave a comment

LDII Jakarta Buat Sejuta Biopori

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) DKI Jakarta akan membuat satu juta biopori atau lubang resapan air untuk mengurangi dampak banjir yang selalu melanda Jakarta.

“Pembuatan satu juta biopori itu merupakan salah satu dari program kerja DPW LDII Jakarta dalam lima tahun mendatang, sehingga setiap tahun akan dibuat 200 biopori,” kata Ketua DPW LDII DKI Jakarta Teddy Suratmadji seusai menyampaikan sambutannya pada pembukaan rapat kerja DPD LDII Jakarta Utara, Minggu (29/5).

Menurut dia, ke dalam setiap lubang biopori tersebut akan dimasukkan sampah organik, sehingga masing-masing lubang nantinya akan terhubung dengan sendirinya, untuk mengurangi arus air banjir  mengalir ke laut.

Teddy menambahkan, proyek percontohan biopori tersebut sudah dibuat di rumah salah satu ulama DKI Jakarta dan pencanangannya akan dilakukan di rumah kediaman Ketua Umum MUI DKI Jakarta yang diharapkan berlangsung pada bulan Juni 2011.

Pembuatan biopori yang akan langsung dikerjakan oleh segenap warga LDII Jakarta secara swadana itu diharapkan sudah menampakkan hasilnya dalam membantu mengurangi banjir pada 2012, lanjut Teddy. Acara tersebut juga dihadiri oleh wakil dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Utara dan Ketua Majelis Agama Konghucu Indonesia daerah Jakarta Utara Li Supriadi yang juga anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). (Ant/OL-2 http://www.mediaindonesia.com/)

June 19, 2011 at 3:10 pm Leave a comment

Pengamat: Pancasila Jangan Jadikan Mitos

Jakarta (ANTARA News) – Pengamat Politik Universitas Paramadina Jakarta Yudi Latif meminta negara tidak menjadikan Pancasila hanya sebagai mitos.  “Pancasila jangan hanya dijadikan mitos saja, namun juga perlu di objektifikasi, didekatkan dengan realitas,” katanya seusai dikusi `Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara` di Wisma LDII, Jakarta, Kamis.

Menurut dia, Pancasila sebagai pandangan hidup selama ini telah dicampakan oleh elit negara dan tidak lagi menjadi dasar dalam mengambil kebijakan. “Ada ketidak konsistenan, para elit selalu mengumbar kata pancasila sementara kebijakannya tidak berdasarkan falsafah Pancasila,” katanya dalam acara yang digelar DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) itu.

Ia mencontohkan kebijakan ekonomi yang seharusnya sesuai konstitusi dan Pancasila, namun semakin lama justru semakin melenceng.
“Pelaksanaan pasal 33 yang seharusnya menjadikan sumber daya alam sebagai alat untuk mewujudkan keadilan sosial, namun justru kini dikuasai asing,” katanya.

Ia menengarai sekitar 75 kebijakan dan undang-undang yang telah dikeluarkan pemerintah justru bertentangan dengan konstitusi.Ia menambahkan, Pancasila sebagai falsafah bernegara, berbangsa dan bermasyarakat tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama. (more…)

June 10, 2011 at 6:36 am Leave a comment

Revitalisasi Pancasila Harus Mampu Bangkitkan Harga Diri Bangsa

Revitalisasi Pancasila sangat mendesak dilakukan dalam rangka membangkitkan harga diri bangsa, yang kini tengah dikerjai, dibodohi bangsa-bangsa asing melalui perjanjian-perjanjian yang sebenarnya melemahkan Indonesia.

“Kita lihat bagaimana kita dengan mudah menyerahkan sumur minyak kepada Exxon, kepada BP, kepada Cina. Padahal Pertamina saya yakin mampu kelola itu semua. Mengapa kita seakan tidak percaya diri, dan rendah diri. Pancasila sangat mendesak berfungsi membangkitkan harga diri bangsa,” kata wartawan senior Kompas Budiarto Shambazy dalam Sarasehan Kebangsaan ‘menghidupkan’ Pancasila, oleh LDII di Wisma Besar LDII Patal Senayan, Kamis siang ini (9/6).

Menurut Budiarto, apa yang terjadi saat ini adalah krisis keteladanan di tengah masyarakat kita, akan pengamalan nilai-nilai Pancasila. Rakyat kita sangat spesifik, paternalistik sehingga sangat butuh sosok pemimpin yang Pancasilais.

“Yang mampu memberikan harapan dan semangat bahwa Pancasila itu bisa diaplikasikan, untuk menciptakan keadilan, kemakmuran dan kebanggan bangsa. Jadi bukan cuma omong kosong saja,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua DPP LDII Prasetyo Sunaryo mengatakan bahwa revitalisasi Pancasila juga harus dikongkretkan dalam kebijakan yang makin mengkokohkan kedaulatan kita. “Kedaulatan baik itu dalam bidang ekonomi, energi, juga kedaulatan pangan. Jadi tumbuh asa di hati bangsa kita, bahwa Indonesia dengan Pancasila mampu tumbuh mencapai kejayaannya,” katanya. [http://suaramerdeka.com]

June 10, 2011 at 6:34 am Leave a comment

Wakil Ketua MPR Nilai Sila Kelima Pancasila Paling Sial

Wakil Ketua MPR RI Hajrianto Y Tohari menilai sila kelima Pancasila yang berbunyi Keadilan Sosial Bagi Rakyat Indonesia adalah sila yang paling sial nasibnya. Hal ini terkait dengan berbagai kebijakan yang diambil beberapa pemerintah daerah yang tidak berpihak kepada upaya untuk memberikan rasa adil dan mensejahterakan rakyat.

“Sila kelima paling sial nasibnya. Salah satu contoh saja, pengalokasian APBD yang sebagian besar untuk belanja rutin, gaji pegawai, anggota dewan. Sementara, untuk rakyat ada yang cuma 10 persen. Bahkan ada yang cuma 5 persen,” kata Hajrianto di Jakarta, Kamis (9/6/2011).

Oleh karenanya, dalam rangka menghidupkan Pancasila di tengah masyarakat diperlukan penyuntikan virus-virus keadilan kepada para elit pembuat kebijakan. Sehingga tidak ada lagi kondisi yang njomplang, yang menomorduakan keadilan dan kesejahteraan rakyat.

“Rakyat kita merindukan realisasi nilai-nilai Pancasila yang terwujud dalam bentuk keadilan dan kesejahteraan,” kata fungsionaris Partai Golkar tersebut.

Sementara Ketua Umum DPP LDII Abdullah Syam mengatakan perlu ada peningkatan pemahaman masyarakat terhadap Pancasila dalam perspektif keagamaan dan keadilan sosial.

LDII bersikap, Pancasila bukan milik suatu golongan, atau rezim pemerintahan pada masa tertentu. Namun suatu pilar yang dibutuhkan seluruh elemen bangsa demi menyangga keutuhan Indonesia yang majemuk. “Sudah saatnya bangsa kita kembali kepada pengamalan Pancasila yang sudah terbukti dapat mempersatukan berbagai suku, ras, dan agama mulai bangsa ini berdiri hingga saat ini,” tandasnya. [www.okezone.com]

June 10, 2011 at 6:31 am 1 comment

Pancasila Sangat Islami

Pengamat politik dan peneliti Pancasila Yudi Latif P hD mengatakan bahwa mempertentangkan antara Pancasila dengan Islam adalah suatu yang kontraproduktif.  Bila menilisik dari sejarah penyusunannya, banyak pemikiran-pemikiran yang Islami secara substantif yang muncul dari para faunding father kita yang juga selaras dengan kemajemukan bangsa kita.

“Sangat Islami. Memang tidak menghadirkan Islam secara simbolik dan formalistik. Namun mengedepankan yang substantif sepertu Ketuhanan, Kemanusiaan, Keadilan Sosial dan Musyawarah,” kata Yudi Latif dalam Sarasehan Kebangsaan ‘menghidupkan’ Pancasila, oleh LDII di Wisma Besar LDII Patal Senayan, Kamis siang ini (9/5).

Yudi mengatakan bahwa Rasulullah Muhammad SAW pada saat memimpin di Madinah membangun negara dengan menjunjung tinggi prinsip musyawarah dan keadilan sosial.

“Keimanan seseorang pun dinyatakan tak sempurna, atau mendustakan agama bila tidak peduli fakir miskin dan anak yatim. Inikan substansi keadilan sosial,” kata Direktur Eksekutif Reform Institute tersebut.

Menurutnya redupnya Pancasila, akibat dari begitu kontrasnya Penataran P4 yang begitu gencarnya, dengan praktek KKN dan pemerintahan yang begitu otoriter, dan bersifat top down saat Orba. “Wajar bila rakyat bingung sampai muak atas terjadinya kondisi yang sangat bertolakbelakang ini,” katanya. [http://suaramerdeka.com]

June 10, 2011 at 6:20 am Leave a comment


June 2011
M T W T F S S
« May   Jul »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Archives

Twitter LDII News

RSS LDII.or.id

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Nuansa Online

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 332,561 hits