Archive for May 7, 2011

Festival Anak Sholeh Ponpes Walibarokah 2011

Meriah sekali acara pembukaan Festival Anak Sholeh yang diselenggarakan oleh Generus Pondok Pesantren Walibarokah Kediri, bertempat di gedung Walibarokah Pondok Pesantren, Minggu, (1/05/2011). FASW 2011 diikuti oleh 500 orang Caberawit dan Generus warga Pondok serta melibatkan sekitar 100 orang ustadz dan ustadzah Pondok.

FASW 2011 ini memiliki tema “Bersama kita ciptakan generasi muda yang bertaqwa, cerdas dan kreatif”. FASW 2011 dilaksanakan bertujuan untuk menjalin ukhuwah antara Caberawit dan Generus Pondok Pesantren Walibarokah, menumbuhkan dan mengembangkan bakat anak-anak. Beberapa mata lomba yang diselenggarakan adalah Tartil, Mewarnai gambar, Membuat Mozaik, Mengarang, Membuat Miniatur dan Hafalan Juz Amma.

Wakil Ketua Pondok Pesantren Walibarokah, H Umar Shodiq berpesan kepada para peserta untuk mengikuti kegiatan ini secara serius dan untuk meraih prestasi setinggi-tingginya. Anak-anak sholeh diharapkan menjadi generasi penerus kehidupan bangsa yang memiliki akhlak lebih mulia, menjadi pemimpin yang bijaksana jika telah besar nanti. Pimpinan Pondok Pesantren Walibarokah menyatakan akan terus mendukung dengan maksimal kegiatan ini.

H Umar Shodiq menambahkan wejangan -dalam sambutan sekaligus membuka acara tersebut- kepada penyelenggara untuk meningkatkan pencapaian target bukan hanya sebagai seremonial belaka. Tak lupa Wakil Ketua Pondok juga menganjurkan kepada para caberawit dan generus untuk selalu menjaga lingkungan untuk tetap bersih dan indah. Karena hakikat manusia adalah rahmat bagi alam maka para caberawit dan generus hendaknya membiasakan diri untuk mencintai lingkungan, dan berlaku welas asih terhadap sesama. (gB http://www.walibarokah.org)

Advertisements

May 7, 2011 at 10:06 am 1 comment

Wagub Aceh: Jam Pelajaran Agama Harus Ditambah

Banda Aceh, 1/5 (ANTARA) – Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar mengusulkan perlunya penambahan pelajaran agama di sekolah-sekolah umum agar siswa memiliki pemahaman yang tinggi, sehingga tidak mudah terpengaruh dengan ajaran-ajaran yang bisa mendangkalkan aqidah Islam.

“Saya rasa pelajaran agama di sekolah-sekolah umum mulai SD sampai SMA bahkan perguruan tinggi perlu ditambah agar anak-anak kita memiliki kepahaman agama yang tinggi, sehingga tidak mudah terpengaruh,” katanya di Banda Aceh, Sabtu (30/4) malam.  Ia menyatakan hal itu saat silaturrahmi dengan pejabat baru Kepala Badan Intelijen Daerah (Binda) Aceh Kolonel Zamzami dengan para ulama di pesantren Al Ishlah Al Aziziyah Lueng Bata Banda Aceh.  Ketua Umum Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Prof Dr Abdullah Syam, MSc turut diundang pada acara tersebut.

Wagub menyatakan, pelajaran agama di sekolah-sekolah umum sekarang ini sepertinya tidak efektif lagi, yakni dalam sepekan hanya 90 menit, sehingga sangat sedikit sekali anak-anak memproleh pendidikan agama.  Oleh karenanya, perlu ditambah pelajaran agama di sekolah-sekolah umum, khususnya lagi di perguruan tinggi, agar anak-anak dan mahasiswa memiliki dasar-dasar kefahaman agama yang kuat, sehingga apabila ada ajaran-ajaran yang menyimpang dari Islam mereka tidak mudah terpengaruh, kata Muhammad Nazar.

Menurut Wagub, banyaknya generasi muda Aceh yang selama ini terpengaruh dengan aliran-aliran yang menyimpang dari agama Islam, karena memang pendidikan agamanya sangat dangkal, sehingga mudah terpengaruh.  “Yang lebih menyedihkan lagi anak-anak kita yang terpengaruh adalah mereka yang pandai dan orang tuanya juga pejabat. Ini menunjukkan bahwa kalau ilmu agamanya dangkal, maka siapapun dia akan mudah terpengaruh,” katanya.

Wagub menyatakan, untuk menambah pelajaran agama ini tidak mungkin mengandalkan anggaran dari APBN, tapi perlu tambahan dana dari APB Aceh atau APB kabupaten. Untuk itu, ia berharap DPR Aceh perlu mendorong program ini, sehingga pendidikan agama anak-anak Aceh bisa lebih meningkat lagi.

“Masalah agama merupakan masalah penting, jangan dianggap remeh, semua pihak perlu memikirkan hal ini, sehingga anak-anak kita tidak terjerumus pada hal-hal yang bertentangan dengan Islam,” katanya. Ia juga mengharapkan agar meunasah dan masjid di Aceh lebih diberdayakan lagi untuk kegiatan pengajian.

Sementara itu, Ketua Umum LDII Abdullah Syam yang diundang pada acara silaturrahmi itu mendukung program Wagub Aceh tersebut, karena
hanya dengan cara menambah pelajaran agama tersebut para generasi muda Aceh tidak mudah terpengaruh. “Saya rasa apa yang diinginkan Wagub itu sangat positif, karena bila anak-anak kita memiliki pemahaman agama yang kuat, maka tidak akan mudah terpengaruh,” katanya.

Menurut profesor riset di Kementerian Kehutanan itu, pendidikan agama mutlak diberikan anak-anak mulai sejak dini sampai dewasa dan diberikan secara kontinu, sehingga keimanannya semakin tebal. Pendidikan agama tidak cukup hanya diberikan di pendidikan formal, tapi juga nonformal, dengan mengikuti pengajian-pengajian yang ada di desanya masing-masing.  Untuk itu, kata Abdullah Syam, imbauan Wagub Aceh agar meunasah dan masjid dihidup-hidupkan untuk kegiatan agama sangat tepat.

“Jadi, meunasah dan masjid tidak hanya untuk shalat wajib saja, tapi dimanfaatkan untuk kegiatan pengajian. Waktunya tidak perlu lama, tapi dilakukan secara terus-menerus,” katanya.  Bagi LDII, kata dia, sudah sangat menyadari bahwa dengan perkembangan zaman sekarang ini tidak ada jalan lain kecuali untuk memperbanyak mengadakan pengajian-pengajian, sehingga warga LDII memiliki kepahaman yang kuat.

Oleh karenanya, LDII di dalam program kerjanya, salah satunya adalah mengadakan pendidikan agama mulai dari tingkat pimpinan anak cabang (PAC/setingkat desa), pimpinan cabang (PC/setingkat kecamatan),  sampai kabupaten/kota hingga provinsi.

May 7, 2011 at 10:01 am 2 comments

Pondok LDII Kediri Tolak Gerakan NII

Berita Daerah – Kediri.  Ratusan santri mengaji di pondok Wali Barokah, Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Kediri, Provinsi Jawa Timur, Kamis (05/05/2011). DPP LDII menyatakan sebagai ormas Islam, LDII tetap berpedoman pada Pancasila , UUD 45 dan NKRI serta menolak tudingan miring yang mengkaitkan LDII dengan gerakan NII.  [http://beritadaerah.com  dan http://antaranews.com%5D

May 7, 2011 at 9:08 am 2 comments

LDII Surabaya Gelar Senada Fair 2011

DPD LDII Kota Surabaya dan Formasa  (forum muda-mudi surabaya) pada tanggal 1 mei 2011  mengadakan kegiatan keakraban antar sesama muda-mudi disurabaya melalui acara SENADA FAIR. Acara yang di prakarsai olehFormasa khususnya dibidang keputrian ini sangat istimewa dan berbeda dengan kegiatan bazar ataupun LDII FAIR sebelumnya. Dikarenakan pada Senada Fair kali ini,Muda-mudi se Surabaya dipacu kreatifitasnyadengan mengadakan lomba mading yang di ikuti oleh segenap PAC se surabaya dengan jumlah sekitar 19 PAC.

SENADA FAIR yang mempunyai kepanjangan (Semarak Generasi Muda) ini semoga menjadi wadah kreatifitas muda – mudi LDII Surabaya dalam terus berinovasi dan berkreatifitas dengan bermanfaat. Dan tema madingpada acara ini adalah “Inspiring Parent” atau sosok orang tua ataupun tokoh yang bisa menjadikan inspirasigenerasi penerus bangsa. Acara ini terbuka untuk umum dan panitia telah memberi kesempatan kepada beberapa sponsorship yangingin bekerja sama dengan Formasa dalam hal mensukseskan ataupun berpartisipasi dalam kegiatan senadafair ini berlangsung. Selain mading disini ada juga perlombaan caberawit,lomba cerdas cermat praremaja dan Bazar. [http://formasa.org]

May 7, 2011 at 9:01 am 1 comment

Pelatihan Gerakan Internet Sehat Gratis

Pelatihan Gerakan Internet Sehat yang di selenggarakan oleh DPD LDII Kota Surabaya dengan TELKOM  di adakan 4 gelombang yaitu mulai tanggal 16 April 2011, 23 April 2011, 30 April 2011 dan 1 Mei 2011.

Tema yang di usung yaitu “Mendayagunakan ICT Untuk Kemanusiaan dan Pentingnya Gerakan Internet Sehat”. Setelah sukses diadakannya Workshop Gerakan Internet Sehat & Pelatihan Citizen Journalism oleh depkominfo dengan DPP LDII di Bandung Tgl 11 – 13  Agustus 2009 yang kemudian di sambut baik oleh LDII provinsi Jatim dan pelatihan tersebut juga telah di laksanakan dua gelombang di Pondok Kediri.

Maka DPD LDII Kota Surabaya juga tidak mau kalah semangatnya dalam mensukseskan program pemerintah tentang Gerakan Internet Sehat. Dan pelatihan kali ini tidak main-main, karena bekerjasama dengan provider internet ternama yaitu TELKOM. Alhamdulillah DPD LDII Kota Surabaya sudah bekerjasama baik dengan TELKOM surabaya selama ini sehingga semua fasilitas dan sarana prasarana di dukung penuh oleh TELKOM.

Target atau goal setting pelatihan ini adalah bagaimana cara membuat website yang bagus dan bisa cepat dikenali Mbah Google, percuma buat website bagus tapi tidak dikenali Google, oleh karena itu DPD LDII Kota Surabaya ingin mentraining semua anggotanya agar bisa berinternet sehat dengan menyalurkan hobi internet kearah positif seperti membuat website yang bermanfaat, harapannya adalah masing-masing perwakilan peserta dari PC dan PAC bisa mengeksplorasi wilayahnya dan dapat memberikan citra positif tentang LDII di dunia maya.

Semoga Allah Beri manfaat dan barokah Amiin. Dan ucapan banyak terima kasih kepada TELKOM Surabaya sudah mendukung penuh pelatihan ini semoga generasi muda Indonesia lebih menggunakan internet ke arah positif. [http://ldiisurabaya.org]

May 7, 2011 at 8:51 am Leave a comment

LDII Bersinergi dengan Pemerintah

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jakarta Utara akan mengelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada 29 Mei mendatang. Rencananya Rakerda yang akan diadakan di Balai Yos Sudarso, Kantor Walikota. Selama ini pengurus LDII tetap bersinergi dengan pemerintah untuk membangun kesatuan dan persatuan umat. Susetianto Dewan Nasehat LDII Jakarta Utara menambahkan, anggota LDII tidak pernah ada yang menentang pemerintah apalagi sampai menjadi teroris dan selalu berharap dapat bersinergi dengan kegiatan pemerintah khususnya Pemkot Jakarta Utara terutama di bidang Dawah.

“Semua pembekalan ilmu dari setiap anggota LDII mengenai pengkajian Al-Quran pasti selalu mendalam tidak ada yang setengah- setengah, sehingga penerimaan setiap anggota dalam setiap pengajian yang diadakan tersampaikan dengan baik,” kata Susetiato.

Dalam kesempatan ini Irfan selaku Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) LDII menyampaikan laporan Musyawarah Daerah(Musda) ke lima yang menghasilkan terbentuknya kepengurusan baru masa jabatan 2010-2015 dengan Wakil Ketua Anjas Rifai dan Rohimin. Lanjutnya Irfan menuturkan bahwa ada 6 pimpinan cabang di setiap kecamatan di Jakarta Utara dan 29 Pimpinan anak cabang di tingkat kecamatan. “Kegiatan LDII selalu berkaitan dengan Dakwah yang selalu menyampaikan Amar ma’ruf nahi munkar,” kata Irfan.

Untuk menunjang kegiatan Dakwahnya LDII mempunyai 15 majelis Ta’lim yang selalu mengadakan pengajian setiap Jumat di setiap minggunya, selain itu LDII juga memiliki majelis Ta’lim harian dalam seminggu dapat mengelar pengajian sebanyak dua kali, “Saya berharap segala kegiatan Pemkot Jakarta Utara terutama Dakwah dapat diinformasikan ke kita dan dapat diikutsertakan,” tambah Irfan. Audiensi ini dihadiri 8 anggota kepengurusan LDII Jakarta Utara. Menurut Alwi Ketua Baziz Jakarta Utara, LDII harus sering mengadakan sosialisasi mengenai LDII untuk masyarakat. Agar masyarakat semakin tahu apa itu LDII,” Apapun kegiatan keagamaan akan selalu di dukung Pemkot Jakarta Utara asalkan kegiatan itu positif, saya yakin kegiatan LDII pasti positif, ” kata Alwi saat mewakili Walikota dalam saat beraudiensi bersama LDII di Ruang VIP, Kantor Walikota, Jumat (29/4) [http://koranbuana.com/r229pen005.php]

May 7, 2011 at 8:47 am Leave a comment

PWI dan LDII Aceh Bantu Korban Banjir Tangse

Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) didukung Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Aceh menyalurkan bantuan berupa kelambu, kain sarung dan pakaian untuk korban banjir bandang di Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Aceh.

Wakil Ketua Bidang Kesra PWI Aceh HT Anwar Ibrahim di Banda Aceh, Sabtu (19/3), menyatakan, bantuan yang berasal dari sumbangan anggota PWI, masyarakat dan warga LDII itu akan disalurkan langsung hari ini Minggu, (20/3). “Jadi, penyaluran bantuan tersebut akan dipimpin langsung Ketua PWI Aceh Tarmilin dan didampingi Ketua LDII Aceh Tgk Burhan, dan sejumlah pengurus lainnya,” katanya.

Ia menyatakan, bantuan yang akan disalurkan tersebut berupaka pakaian bekas, kelambu, pakaian dalam wanita, pakaian anak-anak, dan pembalut wanita. LDII Aceh juga memberi bantuan kelambu, pakaian dalam, sarung, dan pembalut wanita senilai Rp4.000.000. “Jadi, bantuan ini hasil sumbangan para masyarakat dan anggota PWI. Kita akan salurkan langsung kepada korban yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya. (ht.anwar ibr riwat: http://www.medanbisnisdaily.com)

May 7, 2011 at 8:26 am Leave a comment

Older Posts


May 2011
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Archives

Twitter LDII News

RSS LDII.or.id

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Nuansa Online

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 331,710 hits

Top Clicks

  • None