Archive for March, 2011

LDII : Islam Tidak Mengenal Radikalisme

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) tegaskan, Islam yang dia anut bukanlah Islam yang radikal. “Kita harus tunjukan, Islam tidak radikal, Islam sejuk dan damai,” kata Ketua Umum DPP LDII Abdullah Syam, ketika membuka Munas LDII ke-VII di Shangri-la Hotel Surabaya, Selasa (8/3).

Sebagai Ketua Umum LDII, Abdullah mengaku beberapa kali ditanya oleh atase pertahanan beberapa negara tetangga mengenai Islam ala LDII. “Saya jelaskan ke mereka, semua yang dialamatkan ke Islam salah, Islam tidak radikal,” tegasnya.

Untuk mewujudkan islam yang ramah, LDII telah merumuskan sistem Green Dakwah yang berisi tujuh prinsip yaitu berpedoman terhadap Al-Quran dan Hadist, kemudian Islam yang shaleh, lantas Islam yang santun dan sejuk.  Prinsip selanjutnya adalah Islam yang menjunjung kemaslahatan umat, selalu menjaga lingkungan, menjaga pola hidup sehat serta prinsip terkhir, adalah Islam yang menjunjung tinggi kasih sayang.  LDII saat ini juga terus menjalin hubungan dengan pemerintahan di antaranya kerjasama dengan Menteri Kesehatan dalam membangun 49 Posko Kesehatan Pesantren dengan anggaran Rp 56 juta untuk tiap pesantren.

Di tempat yang sama, Ketua Majelis Ulama Indonesia bidang Ukwah, Umar Shihab berharap, LDII bisa meninggalkan masa lalu dan menatap ke depan dengan prinsip Islam yang benar. “LDII pernah rusak, LDII harus tunjukan kesalahan masa lalu dan jangan mengulangi,” kata Umar ketika memberikan sambutan dalam pembukaan Munas LDII.

Pada prinsipnya, tambah Umar, umat Islam terpecah karena dua perbedaan. Perbedaan pertama, terkait perbedaan prinsip Islam. “Seperti Ahmadiyah, pinsip Islamnya berbeda,” tambah dia. Sedangkan Perbedaan kedua adalah menyangkut perbedaan furuiah atau perbedaan madzhab. “Perbedaan madzhab sah saja, tapi seyogyanya perbedaan ini jangan menjadikan kita terpecah,” ujarnya. (http://www.tempointeraktif.com/

Advertisements

March 10, 2011 at 11:43 pm 3 comments

Menpora Hadiri Munas VII LDII

Menpora Andi Mallarangeng hari Rabu (9/3) petang mendarat di bandara Juanda Surabaya, setelah terbang dari Banjarmasin. Di Banjarmasin, Menpora mewakili Presiden SBY membuka Kongres PMII (Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia), sedang di Surabaya, hari Rabu malam Menpora menghadiri Munas ke VII LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia), di Grha LDII Nggayungan, Surabaya.

Munas LDII diikuti 1.300 orang peserta yang berasal dari Dewan Pimpinan Pusat, Dewan Pimpinan Daerah Provinsi dan Dewan Pimpinan Daerah Kota/Kabupaten. Pengurus LDII berada di seluruh kota/kabupaten di  33 provinsi. Berdiri di Surabaya tahun 1972, LDII adalah ormas Islam, yang anggotanya juga banyak yang berasal dari Muhamadiyah dan Nahdlatul Ulama. [http://www.kemenpora.go.id/]

Berita foto: Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Andi Mallarangeng (kanan) berbincang dengan Ketua Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Abdullah Syam (kiri) saat Musyawarah Nasional Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) ke-VII di Grha LDII Jatim, Surabaya, Rabu (9/3) malam. Abdullah Syam terpilih lagi untuk memimpin lembaga dakwah itu pada periode 2011-2016, didukung 66,67 persen pengurus dari 33 provinsi se-Indonesia. (FOTO ANTARA/M Risyal Hidayat)(nas)

March 10, 2011 at 11:25 pm Leave a comment

LDII Selenggarakan Munas ke-7 di Surabaya

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-VII, di hotel Shangri-La Surabaya, Selasa siang ini (8/3). Munas digelar hingga Rabu besok (9/3). Ketua panitia Munas LDII Criswanto Santoso mengatakan, Munas kali ini diikuti 1.300 peserta. Di antaranya dari Unsur Dewan Penasehat DPP LDII, Pengurus Pleno DPP LDII, utusan DPD Provinsi, serta DPD kabupaten dan kota seluruh Indonesia. “Alhamdulilah, perwakilan seluruh provinsi maupun kabupaten dan kota di Indonesia hadir,” katanya, Selasa (8/3).

Selain melakukan pembahasan AD/ART, Munas lima tahunan ini juga akan memilih ketua Umum LDII yang baru. Dengan tema “Meningkatkan Pengembangan SDM Profesional Religius Menuju Indonesia Sejahtera, Demokratis, Berkeadilan dan Bermartabat”, Munas diharapkan mampu mencari solusi untuk membantu bangsa dari berbagai krisis yang terjadi.

Selain dihadiri pengurus LDII, Munas kali ini juga dihadiri Ketua Umum PBNU Kiai Said Aqil Siradj dan salah seorang Ketua PP Muhammadiyah Malik Fajar. “Rencananya, Menpora Andi Malarangeng juga hadir untuk menjadi pembicara,” ujar Criswanto.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII Abdullah Syam mengatakan, Munas di Surabaya ini adalah yang pertama digelar diluar Jakarta. “Sejak diidirikan 39 tahun lalu, baru kali ini Munas dilaksanakan di luar Jakarta,” papar Abdullah. Sejak berganti nama dari Lemkari menjadi LDII, hingga saat ini LDII sudah tersebar di 33 provinsi dan 491 kabupaten dan kota. “Bahkan cabang kita sudah ada di sembilan negara,” tutur Abdullah.

Acara Munas juga secara langsung disiarkan melalui fasilitas internet yang bisa diakses oleh jemaah LDII di beberapa negara, seperti Mekah, Katar, India, Cina, Korea, Jepang, Belanda, Jerman, Norwegia, Kanada, Amerika, Australia, dan Malaysia. FATKHURROHMAN TAUFIQ.

March 10, 2011 at 11:03 pm 1 comment


March 2011
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Archives

Twitter LDII News

RSS LDII.or.id

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Nuansa Online

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 331,694 hits

Top Clicks

  • None