Archive for October 8, 2010

Redam Konflik, Kapolri Perlu Gandeng Ormas

Salah satu tantangan Kapolri mendatang salah satunya adalah konflik horizontal yang kerap terjadi di masyarakat. Karenanya Pimpinan Polri mendatang diharapkan bisa menggandeng ormas untuk meminimalkan pertikaian.

“Dari hasil studi, harusnya polisi berbanding 500 orang tapi kini belum mencapai rasio itu. Untuk itu masalah kemitraan menjadi penting, termasuk dengan ormas,” kata Ketua Umum Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) KH Abdullah Syam, Kamis (7/10/2010) malam. Alasan lain, menurut Abdullah, agar Kapolri bisa lebih cepat mengendalikan massa, sebab anggota masyarakat umumnya lebih patuh kepada pemimpin ormasnya.

“Saya lihat yang punya massa itu kan ormas. Jadi kalau Kapolri melirik kepada ormas itu sesuatu yang tepat. Karena pemimpin ormas itu punya leadership dan keteladanan serta didengar oleh warganya,” tandas dia.

Abdullah juga sepakat dengan pemilihan Komjen Polisi Timur Pradopo sebagai calon Kapolri. Dia yakin, Timur mampu bermitra dengan ormas-ormas di tanah air. “Dia kan pernah menjadi Kapolda Metro Jaya, punya pengalaman menjaga teritorial, Jakarta kan miniaturnya Indonesia, “ujarnya.[http://news.okezone.com/]

Advertisements

October 8, 2010 at 4:16 pm Leave a comment

Halal bi Halal, Bermula dari Buya Hamka dan Bung Karno

Ada kisah menarik yang disampaikan Ketua MUI, Umar Shihab, mengenai asal-usul halal bi halal yang menjadi tradisi di Indonesia. Menurutnya, tradisi yang baik ini pertama kali dikenal pada 1963, saat Buya Hamka bertemu dengan Presiden Soekarno di Istana Negara dalam suasana Idul Fitri.

“Pada saat keduanya berjabat tangan, Buya Hamka mengatakan kita halal bi halal, dan Bung Karno mengatakan juga dengan keras halal bi halal. Lalu tahun-tahun berikutnya Bung Karno yang mempopulerkannya,” ungkap Umar Shihab dalam acara halal bi halal 1431 H LDII di Sekretariat DPP LDII Jakarta.

Menurutnya, dalam sebuah wawancara Buya Hamka pernah mengatakan bahwa makna halal bi halal adalah bertemunya pribadi-pribadi yang suci yang telah serius menggembleng dirinya dalam bulan Ramadhan. “Halal itu suci, bersih, baik. Halal bi halal adalah upaya mempertemukan pribadi-pribadi yang baik yang telah sungguh-sungguh menjalankan ibadah Ramadhan, begitu keterangan Buya,” kata Umar yang saudara kandung mantan Menag Prof Dr Quraish Shihab tersebut.

Dalam bahasa agama, halal bi halal sepadan dengan silaturahim. Umar mengatakan bahwa adalah orang yang merugi bila enggan menyambung bahkan memutuskan sialturahim. Dalam kesempatan yang sama Katib Aam PBNU, KH Dr Malik Madani, mengatakan bahwa halal bi halal adalah local wisdom, yang perlu dipelihara keberlangsungannya, dalam upaya untuk mempertahankan ukhuwah Islamiyah.  “Yaitu persaudaraan yang Islami. Hal ini tidak terbatas dengan sesama muslim saja. Tapi bisa dengan pemeluk agama lain dengan spirit nilai-nilai Islam,” papar Malik.

Menurutnya, inti persaudaraan yang Islami adalah yang mengedepankan nurani dan lebih produktif, lebih mengayomi keutuhan bangsa kita yang majemuk, daripada ukhuwah diniyah yang jahiliyah. “Ukhuwah diniyah yang jahiliyah itu, adalah persaudaran orang-orang seagama, tapi spiritnya tidak Islami, misalnya persaudaran untuk melakukan teror bom yang mengganggu ketentraman dan keamanan bangsa,” katanya. [http://www.republika.co.id]

Keterangan foto: Dari kiri, Sekretaris PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, Ketua MUI Umar Shihab, Anggota DPD AM Fatwa, dan Ketua Umum LDII Abdullah Syam dalam acara silahturahim dan halal bihalal Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di kantor LDII, Jakarta (Kamis 7/10) malam. [http://www.rakyatmerdeka.co.id/news.php?id=5879]

October 8, 2010 at 4:07 pm Leave a comment

LDII Ajak Ormas Tingkatkan Kebersamaan dan Kamtibmas

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) mengajak jajaran organisasi kemasyarakatan (Ormas) khususnya Ormas Islam di Indonesia untuk meningkatkan silarahmi guna meningkatkan kebersamaan, persaudaraan, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).  Ajakan tersebut dikemukakan Ketua Umum DPP LDII Prof Dr KH Abdullah Syam dalam acara Halal Bihalal jajaran LDII dengan sejumlah Ormas Islam, di Jakarta, kemarin malam, yang bertemakan “Kita Tingkatkan Kebersamaan, Keamanan dan Ketertiban Masyarakat”.

Hadir dalam acara itu antara lain Ketua MUI Pusat Prof Dr Umar Shihab, anggota DPD-RI AM Fatwa, perwakilan PP Muhammadiyah yakni Abdul Mu’ti, perwakilan PBNU Dr Malik Madani dan Ketua Partai Gerindra Prof Dr Suhardi, Kombes Pol Muktiyanto dari Mabes Polri dan unsur tokoh masyarakat.

Menurut Abdullah Syam, melalui Halal Bihalal, LDII ingin mendorong jajaran Omas Islam untuk meningkatkan saling silaturahmi sehingga terjadi peningkatan kebersamaan dan persaudaraan guna mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh Indonesia.

“Kami prihatin dimana akhir-akhir ini di sejumlah daerah terdapat ketidakharmonisan hubungan antar warga masyarakat, sehingga sudah saatnya jajaran Ormas Islam, para tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk meningkatkan ajang silaturahmmi dan kebersamaan agar terjaga kamtibmas,” katanya.

Abdullah juga menyatakan, LDII mendorong ajang silaturahmi antar Ormas Islam dan tokoh masyarakat perlu dilanjutakan tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, bahkan desa/kelurahan hingga tingkat RT/RW. (more…)

October 8, 2010 at 4:01 pm Leave a comment

LDII Berharap Kapolri Bersahabat dengan Semua Ormas

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) berharap kepada calon Kapolri Komjen Pol Timur Pradopo, bila terpilih menjadi kapolri, dapat menjadi  pengayom seluruh ormas yang ada di Indonesia. Hal ini, kata Ketua Umum LDII, KH Abdullah Syam, Kamis (7/10/2010) malam kemarin, menjadi salah satu tantangan bagi Timur Pradopo dalam meredakan setiap konflik horizontal yang kerap terjadi saat ini.

“Dari hasil studi yang sudah dilakukan, seharusnya polisi itu memang harus berbanding 500 orang.  Tapi  untuk sekarang, belum dapat mencapai rasio itu. Masalah kemitraan menjadi hal penting, termasuk kepada ormas-ormas yang ada,” ujar KH Abdullah Syam.

Hal lain yang diharapkan kepada calon kapolri terpilih nanti, adalah yang bisa dengan sigap melakukan pengendalian massa. Hal ini juga patut dimiliki bila kemudian Komjen Pol Timur Pradopo resmi menjabat kapolri, mendapat restu dari DPR.  “Kami melihat yang memiliki massa  ormas. Kalau kapolri melirik kepada ormas, itu  tepat. Setiap pemimpin ormas itu punya leadership dan keteladanan serta didengar oleh warganya,” tegasnya.

“Dan saya yakin, Pak Timur dapat bermitra dengan seluruh ormas di Indonesia. Apalagi dia pernah menjabat Kapolda Metro Jaya. Jakarta itu kan, miniaturnya Indonesia,” katanya lagi.

Di tempat yang sama,  Katib Aam PBNU KH Dr Malik Madani saling bersilaturahmi dengan sesama ormas adalah hal penting. Ditegaskan, saling bersilaturahmi ini perlu dijaga dalam upaya untuk mempertahankan ukhuwah Islamiyah.  “Dan tidak terbatas dengan sesama muslim saja. Tapi bisa, dengan pemeluk agama lain dengan spirit nilai-nilai Islam. Persaudaraan yang Islami adalah yang mengedepankan nurani dan lebih produktif,” ujarnya.

“Ukhuwah diniyah yang jahiliyah itu, adalah persaudaran orang-orang seagama. Akan tetapi spiritnya tidak Islami. Saya contohkan, melakukan persaudaran dengan melakukan teror bom yang mengganggu ketentraman dan keamanan bangsa,” tandas Malik Madani.[http://www.tribunnews.com]

October 8, 2010 at 3:55 pm Leave a comment

Pengurus LDII ke Polres Majalengka

Pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Majalengka audensi ke Kepolisian Resort (Polres) Majalengka. Rombongan dipimpin langsung ketua terpilih hasil Musyawarah Daerah (Musda) III 20 Januari 2010 H Ace Kusnadi SIP. Mereka diterima Wakapolres kompol Udin Zainuddin SIK, Kabag Min Kompol Iyus Sumiarsa, Kabag Ops Kompol H Taufik Asrori dan Kabag Bina Mitra Kompol Siswanto serta para Kasat di aula Sri Ayem Polres Majalengka. Kamis (18/2).

Ketua LDII Kabupaten Majalengka H Ace Kusnadi SIP mengungkapkan Musda HI LDII, sudah membentuk kepengurusan baru sehingga sudah selayaknya melakukan silaturahmi dengan Polres.H Ace mengajak jalinan kerjasama yang baik ini Jangan sampai terputus.  LDII juga membantu Polri dari sisi kedak-wahannya dan segenap pengurus siap memberi tausiyah kepada anggota Polres ini. Wakapolres Kompol Udin Zainuddin SIK mengatakan, saat ini Polres Majalengka menerapkan program quick wins.  Program dari Kapolri tersebut meski dilaksanakan hingga ke Polsek.

Dijelaskan, dari mulai pembuatan surat izin mengemudi (SIM) hingga sosialisasi Undang-Undang Lalu Lintas termasuk diantaranya bagian operasional tidak henti-hentinya memberantas narkoba, dan launching zona bebas narkoba. Selain itu Polres Majalengka akan mengadakan operasi cipta kondisi, apalagi Indonesia akan kedatangan tamu Presiden Barack Husein Obama. “Kita harapkan sinergis dengan Polri saling mendukung dan mengisi.  Termasuk untuk mengantisipasi perkembangan yang terjadi di masyarakat,” kata Wakapolres

October 8, 2010 at 3:49 pm Leave a comment

Gerakan ‘Back to Family’ untuk Hadang Pengaruh Video Porno

Luasnya peredaran video mesum yang mirip Ariel Peterpan dan Luna Maya hingga di ponsel-ponsel pelajar sungguh memprihatinkan banyak pihak. Untuk menangkal efek negatif video tersebut, muncullah gerakan ‘Back to Family’.

“Ikatan keluarga harus kembali diluruskan, semuanya harus menjalankan fungsi-fungsinya, seorang ibu di dalam keluarga harus berperan aktif mencegah pengaruh negatif dari luar rumah,” ujar Ketua DPP LDII Prasetyo Sunaryo.

Hal tersebut diutarakannya dalam sesi jumpa pers LDII Go Green 2010, di restoran Redbean, di jalan Pengayoman, Makassar, sabtu (19/6/2010).  Menurut Prasetyo, masyarakat luas tidak seharusnya menggunakan limbah Teknologi Informasi (TI) untuk keperluan yang tidak bermoral, seperti mengedarkan video mesum atau melakukan seks bebas seperti yang ada dalam video mesum tersebut. Jika fungsi keluarga sebagai pengontrol norma-norma tidak dijalankan sebagaimana mestinya, lanjut Prasetyo, para remaja akan mencari norma-norma sendiri di luar rumah, yang belum tentu mengandung nilai-nilai positif.

Prasetyo juga menyebutkan Komisi I DPR RI harus mengevaluasi UU ITE agar bisa mengejar kecepatan arus teknologi informasi dan bisa menjerat para pelaku video mesum yang menggunakan media teknologi informasi. “Fenomena pemanfaatan limbah teknologi informasi yang tidak sepantasnya ini tidak bisa direm, selain dengan upaya pemerintah, legislator dan peran keluarga di rumah,” tandas mantan ketua Dewan
Mahasiswa ITB tahun 1978 ini. [http://www.detiknews.com]

October 8, 2010 at 3:42 pm Leave a comment


October 2010
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Archives

Twitter LDII News

RSS LDII.or.id

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Nuansa Online

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 332,561 hits