Archive for August 15, 2010

LDII Kota Pekalongan Tanam Seribu Mangrove

Relawan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Pekalongan melakukan gerakan penanaman 1.000 pohon Mangrove (Bakau) di kawasan pantai dan tambak wilayah kelurahan Panjang Baru Kecamatan Pekalongan Utara Kota Pekalongan pada hari Jum’at 6 Agustus 2010. Kegiatan yang dilakukan oleh 40 orang Relawan LDII tersebut bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Perikanan dan Kelautan (DPPK) Kota Pekalongan, LSM pemerhati lingkungan, tokoh masyarakat dan warga sekitar.

“Sebagai ormas keagamaan kami memang banyak melakukan aktivitas dakwah keagamaan, namun kegiatan hari ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian LDII terhadap permasalahan bangsa, khususnya masalah lingkungan hidup di Kota Pekalongan “ demikian sambutan Abdul Ngasis, S.E. selaku Ketua DPD LDII Kota Pekalongan mengawali kegiatan penanaman Mangrove yang dimulai jam 07.30 WIB tersebut. Sementara itu Ir. Betman Eduard dari Dinas Pertanian, Peternakan dan Kelautan mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik inisiatif LDII yang telah berperan serta secara aktif dalam membenahi permasalahan lingkungan di Kota Pekalongan. Hal senada dikatakan pula oleh Tasbun selaku Ketua Kelompok Petani Mangrove yang juga Tokoh Masyarakat setempat, dia juga berharap apa yang dilakukan LDII bisa ditiru oleh elemen-elemen masyarakat yang lain.

Sebagaimana diketahui bahwa wilayah pantai pada umumnya dan Kota Pekalongan pada khususnya terlihat kumuh, hal ini diperparah dengan sering datangnya rob air laut di kawasan pantai utara. Kegiatan penanaman Mangrove ini diharapkan bisa ikut mengatasi buruknya ekosistem di wilayah pantai dan tambak yang ada di Kota Pekalongan. Dalam jangka panjang penanaman Mangrove ini juga diharapkan bisa membawa manfaat bagi para pengrajin batik di Kota Pekalongan khususnya dan Indonesia pada umumnya, karena Mangrove yang ditanam merupakan jenis TUMU yaitu jenis Mangrove yang daunnya bisa digunakan sebagai salah satu bahan pewarna batik. Hal ini tentu sangat relevan dengan Kota Pekalongan yang memiliki slogan sebagai Kota “BATIK”, untuk itu perlu penanganan serius dan berkesinambungan dari semua pihak sehingga kegiatan ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat.

Advertisements

August 15, 2010 at 3:22 pm 1 comment

Jambore Caberawit LDII Sidoarjo

Memberikan pemahaman agama Islam yang benar pada anak-anak tidak hanya dilakukan di dalam masjid atau mushalla, namun bisa dilaksanakan di ruang terbuka, sambil berekreasi dan bermain. LDII Sidoarjo, Minggu 18 Juli 2010, mengajak para caberawit / anak-anak usia Sekolah Dasar se Sidoarjo berekreasi ke Bumi Perkemahan CAI “KOSAMBIWOJO” dusun Komboh desa Sambirejo kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Even ini merupakan program liburan sekolah yang tidak hanya asyik namun juga mengandung unsur edukasi.

Manfaat model pembinaan seperti ini antara lain:
1. Dalam forum ini anak-anak diajari “real life skill”, ketrampilan hidup yang nyata seperti; saling mengenal dan berkomunikasi sesama jamaah dari berbagai kelompok lain, bisa mengenal para ulama, para mubaligh dan mubalighot serta pengurus LDII lainnya.
2. Dengan penayangan film, anak-anak diajar untuk bisa hormat dan bersukur kepada kedua orang tua, para mubaligh dan para ulama’.
3. Melalui berbagai macam lomba, anak-anak dilatih untuk memiliki tabiat rukun, kompak dan kerjasama antar jamaah.
4. Dengan bermain dan jalan-jalan di alam terbuka diharapkan anak-anak bisa mengagumi dan mensyukuri ciptaan Allah dan timbul sifat mencintai alam.
5. Acara ini sebagai selingan untuk meningkatkan motivasi belajar para anak didik sekaligus menghilangkan suasana belajar yang kaku, membosankan dan terpaksa.

Tercatat sekitar 1.000 (seribu) anak caberawit didampingi oleh orang tua mereka dengan antusias mengikuti program pendidikan yang baru pertama kali diadakan oleh DPD LDII Kabupaten Sidoarjo ini. Acara dimulai tepat pukul 9 pagi dan berakhir pukul 3 sore. [http://www.ldii-sidoarjo.org]

August 15, 2010 at 3:16 pm Leave a comment

Olimpiade TPA Caberawit Se-Eks Kawedanan Muntilan 2010

Siapa bilang anak-anak jaman sekarang tidak bisa pandai ilmu agama? Asalkan dididik dan dibina dengan baik mere ka pasti bisa jadi orang faqih sejak usia dini. Seperti cabe rawit, meskipun kecil tapi sangat pedas dan memiliki kualitas tinggi itulah harapan setiap orang tua tentang anak-anak, setiap orang tua mendambakan anak-anak mereka bisa menjadi orang pandai, berilmu tinggi, berakhlak baik dan menjadi generasi berkualitas sejak dini.

Menanamkan rasa cinta terhadap Islam dan Al-Qur’an sejak dini, itulah tujuan acara yang diselenggarakan oleh DPD LDII Kabupaten Magelang ini. Acara yang diselenggarakan pada hari Minggu, 1 Agustus 2010 di Masjid Jami’ Al-Fatah, Klatak, Banyudono, Dukun ini diikuti oleh 9 kelompok TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an) dari 9 Masjid di wilayah eks kawedanan Muntilan. Perlombaan y ang diikuti sekitar 230 peserta ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-65. Selengkapnya klik http://ldii-magelang.com

August 15, 2010 at 2:46 pm Leave a comment

LDII Jabar Targetkan 1.000 Pohon Tertanam

Warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jabar menargetkan sebanyak 1.000 pohon tertanam setiap tahun. Ini untuk mendukung program pencanangan gerakan penghijauan sekaligus menjaga kondisi hutan agar tidak terjadi kerusakan lingkungan.

Demikian disampaikan Ketua Umum LDII Jawa Barat, H. Bachrudin M.M. kepada wartawan usai melakukan pencanangan penghijauan dengan tema LDII Go Green 2010 Berwawasan Religi, yang dipusatkan di Bumi Perkemahan (Buper) Kiarapayung, Jatinangor, Kab. Sumedang, Kamis (5/8).

Hadir pada kesempatan tersebut pejabat Pemprov Jabar yang diwakili Kepala Biro Yansos Pemprov Jabar, H. Riadi, Ketua DPP LDII, Dr. Ir. H. Sobar, M.Si., perwakilan dari Kodam III/Siliwangi, Polda Jabar, para pejabat Pemkab Sumedang dan pengurus jamaah LDII pusat serta keluarga besar LDII se-Jabar.

Menurut Bachrudin, pencanangan penghijauan yang dilaksanakan LDII Jabar merupakan rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan seperti di Kab. Bandung Barat, Kota Bandung, Kab. Bandung, Kota Bogor, dan Kota Bekasi. Sedangkan di Kab. Sumedang sekaligus pencanangan Go Green LDII.  “Gerakan penghijauan sebagai program pemerintah tentunya harus didukung semua pihak termasuk seluruh jemaah LDII Jawa Barat”, katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bachrudin mengatakan, Islam mengajarkan kedamaian dan kesejahteraan serta melarang adanya pengrusakan lingkungan. Karenanya, gerakan penghijauan mutlak harus dilakukan seluruh umat.

Selain itu, kegiatan ini juga sebagai upaya menstimulus masyarakat untuk memperbaiki lingkungan yang mengalami penurunan akibat pemanasan global melalui reklamasi dan revegetasi bernuansa religi. Selain membantu mengurangi degradasi lingkungan. Dikatakan, gerakan penghijauan yang dilaksanakan jemaah LDII untuk mendukung program Pemprov Jabar yang menargetkan menanam 170 juta pohon. Jemaah LDII tentu harus mempunyai andil dalam gerakan ini untuk meringankan beban, dengan mencanangkan 1.000 pohon ditanam setiap tahun hingga 2014. (B.46)** http://www.klik-galamedia.com

August 15, 2010 at 2:36 pm 1 comment


August 2010
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Archives

Twitter LDII News

RSS LDII.or.id

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Nuansa Online

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 331,635 hits