Archive for April, 2010

Gubernur Minta LDII Sosialisasikan “Bali Mandara”

Denpasar (Antara Bali) – Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta pengurus dan aktivis Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menyosialisasikan program “Bali Mandara” (Bali Aman, Damai, dan Sejahtera).

Kepala Biro Kesra Pemprov Bali Anak Agung Yudi Arnawa menyampaikan pesan gubernur tersebut saat menerima pengurus DPD LDII Bali yang dipimpin ketuanya, Drs H Olih Solihat Karso, MSn, di Denpasar, Rabu.

“Bali Mandara yang dicanangkan Pemprov Bali itu di dalamnya terdapat berbagai program, seperti JKBM atau jaminan kesehatan Bali Mandiri, program lingkungan bersih dan hijau, program pengentasan kemiskinan dan program lainnya,” katanya.

Selain itu, katanya, Gubernur Pastika juga menyatakan mendukung kegiatan LDII yang merupakan ujung tombak untuk pemberdayaan masyarakat sebagaimana juga peran itu dilakukan oleh para bendesa atau kepala adat di Bali. Gubernur Bali juga mengingatkan agar LDII sebagai oragnisasi keagamaan bisa bersama-sama menjaga kenyamanan dan keamanan Bali sebagaimana prinsip yang ada, yaitu “menyama braya” (hubungan bersaudara) yang memang menjadi identitas masyarakat Bali.

Selain Olih Solihat, pengurus LDII 2009-2014 yang menemui pejabat Pemprov Bali adalah dua wakil ketua, yakni H Hardilan dan H Bagus Wiyono, wakil sekretaris H Agus Purmadi serta sejumlah pengurus harian lainnya. Setelah dari kantor gubernur, di hari yang sama, pengurus tersebut mengadakan silaturahmi dengan pengurus MUI Bali yang ditemui ketuanya KH Hasan Ali, BA. Pada kesempatan itu disampaikan mengenai komitmen kedua organisasi untuk saling bekerja sama.(http://bali.antaranews.com/)

Advertisements

April 10, 2010 at 12:10 am 2 comments

Gubernur Sulsel Fasilitasi LDII Berantas Buta Aksara Alquran

Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo berjanji memberikan fasilitas kepada Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII) guna memberantas buta aksara Alquran. Lembaga Dakwa Islam akan menyiapkan 500 ustad yang akan membebaskan 100 ribu orang dari buta aksara Alquran di Sulawesi Selatan.

“Pemerintah harus bisa bermitra dengan organisasi keagamaan. Baca tulis Alquran menjadi kewajiban dan tugas para tokoh agama,” tutur Syahrul di sela-sela Musyawarah Daerah LDII ke-III, Minggu (21/3).

Musyarawah yang dihadiri 150 orang ini dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama pemerintah provinsi dengan LDII. Perjanjian itu menyepakati dua hal, yakni bebas buta aksara Alquran dan menjalankan program penghijauan Go Green. Dalam acara yang berlangsung semarak itu, turut hadir Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Aswar Hasan dan Pengurus Kesatuan Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Arman Arfan.

Syahrul yang hadir mengenakan baju koko biru itu menjelaskan, pemerintah provinsi berjanji memberikan fasilitas sesuai kebutuhan Lembaga Dakwa Islam. Kebutuhan yang dimaksud, katanya, harus berhubungan erat dengan kepentingan baca tulis Alquran. Lembaga Dakwa Islam ini diminta tidak mengutamakan banyaknya orang yang akan dibina. Tapi lebih pada penekanan kualitas agar tercapai masyarakat agamis yang beradab. Lembaga ini diminta berperan aktif dan mampu menerbitkan 100 ribu sertifikat bebas buta aksara Alquran.

“Minimal setiap tahun diterbitkan 100 ribu sertifikat bebas buta aksara Alquran. Saya akan menagih LDII dan pemerintah siap menfasilitasi sesuai kebutuhan,” jelasnya. Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia Hidayat Nahwi Rasul menjelaskan, kegiatan baca tulis Alquran merupakan program dasar yang telah dijalankan selama ini. Kerja sama kali ini akan memperkuat komitmen Lembaga Dakwa Islam dalam menyelamatkan umat dari kebodohan baca tulis Alquran. (more…)

April 2, 2010 at 4:19 am Leave a comment


April 2010
M T W T F S S
« Mar   May »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Archives

Twitter LDII News

RSS LDII.or.id

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Nuansa Online

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 331,710 hits

Top Clicks

  • None