Ulama Berperan dalam Membangun Moral Bangsa

March 6, 2010 at 11:34 pm 1 comment

Ulama memiliki andil yang sangat besar dalam membangun moral sebuah bangsa dan menciptakan kerukunan umat beragama. Hal tersebut diyakini karena dalam menjalankan ketatanegaraan, tidak hanya membutuhkan kepandaian saja, tetapi juga memerlukan akhlak dan moral yang baik.

Demikian dikatakan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto saat menghadiri Pelatihan Dai dan Daiyah Angkatan III, Lembaga Dakwa Islam Indonesia (LDII), di Kantor DPP LDII, Patal Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (27/2).

“Dengan adanya pelatihan dai dan daiyah seperti ini, diharapkan dapat memberi dakwah yang bisa membangun kerukunan umat beragama,” ujarnya. Dalam konteks ketatanegaraan yang menjadi pilar negara adalah eksekutif, yudikatif dan legislatif. Masing-masing lembaga ini  memiliki peran masing-masing yang sangat besar dalam pembangunan bangsa ini,

Diakui, peran ulama selama ini sangat besar dalam mewujudkan masyarakat yang agamis, dewasa dan berakhlaku karimah. Hal ini nampaknya juga berdampak positif dalam kehidupan demokrasi. Misalnya, saat terjadi gelombang unjuk rasa besar-besaran di Jakarta, semua berjalan tertib dan damai, tidak ada anarkis sedikitpun. “Kondusifnya demo di Jakarta juga merupakan salah satu hasil yang dikerjakan para ulama dalam berdakwah,” jelasnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Munzir Tamam menuturkan, melalui dakwah dapat menyampaikan ajaran-ajaran kepada masyarakat. Namun perlu diperhatikan juga cara penyampaiannya, karena jika salah dalam pemberiannya maka penerimaannya juga akan buruk. “Untuk itu, pelatihan seperti ini sangat penting untuk memberikan pengarahan kepada para dai dan daiyah,” jelasnya.

Ketua Pelaksana Pelatihan Dai dan Daiyah, Tri Gunawan Hadi, menjelaskan pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dai dan daiyah sehingga mempu berperan aktif dalam masyarakat, serta mampu menghadapi perubahan zaman di era globalisasi. “Tantangan dakwah kini kian beragam dan dibutuhkan pengetahuan yang lebih dari para juru dakwah,” jelasnya.

Rencananya, pelatihan dai dan daiyah tersebut akan diselenggarakan pada 27 Februari hingga 3 Maret, yang diikuti oleh 120 peserta dari seluruh Indonesia. Dengan sedikitnya delapan materi yang akan disampaikan. Diantaranya, mewaspadai bahaya permurtadan dan aliran sesat, ilmu qalam, serta fatwa kontemporer. [www.beritajakarta.com]

Entry filed under: Seminar - Workshop. Tags: , , , .

Pelatihan untuk Meningkatkan Kualitas Da`i dan Da`iyah LDII Usulkan Nasionalisme Religius

1 Comment Add your own

  • 1. Toni  |  March 8, 2010 at 9:30 am

    Bravo LDII….
    Jadilah ulama yang berguna bagi Nusa Bangsa dan Agama

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


March 2010
M T W T F S S
« Feb   Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Archives

Twitter LDII News

RSS LDII.or.id

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Nuansa Online

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 299,280 hits

%d bloggers like this: