Archive for February 25, 2010

Atlet Persinas Berpeluang Ikut Kejurnas IPSI

Para atlet yang meraih prestasi terbaik pada Kejurnas Perguruan Silat Nasional (Persinas) Asad 2010 akan diikutsertakan pada Kejurda dan Kejurnas Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), kata Sekretaris PB IPSI, Erizal Saniago.

“Atlet yang berprestasi meraih medali dalam kejuaraan ini dapat mengikuti Kejurda dan Kejurnas IPSI,” kata Erizal yang hadir pada Pembukaan Kejurnas Persinas Asad 2010 mewakili Ketua Umum PB IPSI Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto, di GOR Mahanan Solo, di Solo, Rabu malam.

Jika mereka yang ikut kejurda dan kejurnas ternyata mampu bersaing dengan atlet lainnya, dengan meraih prestasi terbaik, katanya, mereka bisa mengikuti event bergengsi, SEA Games 2011, yang rencananya berlangsung di Indonesia.

Pada kesempatan itu ia menyampaikan permintaan kepada para atlet yang ikut Kejurnas Persinas Asad itu untuk meningkatkan prestasinya. Prestasi olahraga terbaik mereka, katanya, mengharumkan nama daerah dan negara.

Kejurnas itu diikuti 370 atlet berasal dari perwakilan 31 pengurus daerah se-Indonesia. Menteri Negara Pemuda dan Olahraga, Andi Malarangeng, batal membuka event tersebut. Ketua Panitia Kejurnas Persinas Asad 2010, Sutiyono, mengatakan, menteri batal membuka event itu karena harus menghadiri rapat kerja dengan Komisi I DPR di Jakarta.

Ketua Umum Persinas Asad, Agus Susarso, menjelaskan, kejurnas itu akan berlangsung hingga Minggu (28/2) sedangkan setiap provisi mengirimkan sebanyak 16 atlet putra dan empat ofisial. Kejurnas itu, katanya, ajang seleksi atlet untuk persiapan kejurda dan PON mendatang di Riau. Bahkan, katanya, atlet yang berprestasi akan dikirim ke SEA Games 2011. (more…)

Advertisements

February 25, 2010 at 3:56 pm Leave a comment

Pesilat Cilik Memukau Acara Pembukaan

Pembukaan Kejurnas Persinas ASAD III tahun 2010 resmi dibuka di GOR Manahan Solo pada Rabu (24/2) malam. Kejurnas diikuti oleh sebanyak 370 pesilat yang berasal dari 31 Pengda Persinas ASAD se-Indonesia.

Pembukaan Kejurnas diawali dengan berbagai atraksi pesilat tuan rumah dan pesilat Jawa Barat. Dalam atraksinya tampil pula pesilat cilik peraih Juara III dalam World Martial Arts 2009 di Chung Yu, Korea Selatan, Bintang Khairul Akbar. Bocah berusia lima tahun asal Jawa Barat ini berhasil memukau para pengunjung dengan atraksi silat dan goloknya. Bintang sanggup memainkan 100 jurus hanya dalam waktu 3 menit.

Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Mennegpora), Andi Mallarangeng dan Ketua Umum (Ketum) PB IPSI, Prabowo Subiyanto yang rencananya akan membuka Kejurnas dan Munas Persinas ASAD 2010 berhalangan hadir. Pembukaan akhirnya dilakukan oleh Sekretaris Umum PB IPSI, Erizal Chaniago.

Dalam sambutannya saat pembukaan Kejurnas, Erizal Chaniago menyatakan kagum dengan berkembangan Persinas ASAD di Indonesia. ”PB Persinas ASAD merupakan perguruan pencak silat terbesar di Indonesia,” terangnya.

Pada kesempatan sebelumnya, Walikota Solo, Joko Widodo juga memberikan sambutan sebagai tuan rumah. Jokowi merasa bangga dengan pemilihan Kota Solo sebagai tempat penyelenggara kejuaraan nasional ini. – Oleh : m89 [http://edisicetak.solopos.co.id/]

February 25, 2010 at 3:49 pm 4 comments

Kejurnas Silat Persinas Dibuka

Sebanyak 370 atlet dari berbagai daerah di Indonesia meramaikan Kejurnas Pencak Silat Persinas Asad di GOR Manahan, Solo, 24-28 Februari. Kejurnas memperebutkan 13 medali emas yang terbagi atas 10 kelas tanding dan tiga kelas seni jurus.

”Target kami 400 pesilat, tetapi pada saat-saat terakhir pendaftaran Pengprov Persinas Maluku dan Maluku Utara urung mengirimkan atletnya dengan alasan yang tidak jelas. Total 31 pengprov yang ambil bagian,” kata Ketua Panitia Sutiyono, kemarin.

Acara yang juga dihadiri Wali Kota Solo Joko Widodo ini dibuka semalam oleh Ketua Umum PB Persinas Asad Agus Susarso. Dua tamu kehormatan, yakni Menpora Andi Alfian Mallarangeng dan Ketua Umum IPSI Prabowo Subianto, akhirnya batal hadir. ”Pak Menpora tak bisa datang karena siang tadi (kemarin-Red) menghadiri pertemuan dengan Komisi I DPR RI. Sementara Pak Prabowo masih

Acara pembukaan berlangsung cukup meriah. Panitia menampilkan sebuah aksi teatrikal yang dimainkan para pesilat dengan mengambarkan cerita pengembaraan satria Persinas Asad. Ketua Umum PB Persinas Asad Agus Susarso mengharapkan para pesilat yang berlaga tetap menjunjung tinggi nilai-nilai solidaritas. Dia menginginkan event yang ketiga ini bisa menjadi ajang silaturahim. Kubu Jateng menargetkan juara umum pada ajang ini.  Pada kejurnas pertama tahun 2005, gelar juara umum disabet kontingen Jatim. Juara umum pada 2007 direbut tim Sulteng. [http://suaramerdeka.com/]

February 25, 2010 at 3:42 pm 5 comments

Gubernur Kalsel Lepas Kontingen Persinas

Gubernur Kalsel Rudy Ariffin selaku Ketua Umum IPSI (Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia) Kalsel, Senin (22/2) lalu, melepas kontingen silat Persinas (Perguruan Silat Nasional) ASAD (Ampuh, Sehat, Aman, Damai) yang akan mengikuti Kejurnas dan Munas di Solo tgl 25-28 Februari 2010. Gubernur Rudy mengharapkan agar atlet Persinas ASAD KAlsel mampu mengukir prestasi terbaik guna mengharumkan nama daerah dalam ajang pencak silat nasional.

“Karena kehadiran kalian membawa nama Kalimantan Selatan, maka harus berupaya menunjukkan jati diri yang baik, menunjang tinggi sprotifitas dan selalu menjaga kekompakan selama mengikuti Kejurnas,” harapnya. Gubernur juga menyampikan terimakasih dan penghargaan terhadap perguruan Persinas ASAD yang eksistensinya turut mengangkat dan memajukan pencak silat sebagai olehraga beladiri tradisional yang harus selalu dilestarikan.

“Saya harapkan Persinas juga menjalin kerjasama yang baik dengan perguruan – perguruan pencak silat yang berada dibawah naungan IPSI Kalsel,” tandasnya.  Ketua Pengda Persinas ASAD Kalsel Giyono MPd di dampingi sekretarisnya Boediono SSTP M.Si, menjelaskan kontingen KLAsel yang mengikuti Kejurnas tujuh atlet, Kelas A45-50kg, Roin Sumpono dario pengcab Tanah Bumbu. Kelas B, 50-55kg KD Saputro (Tapin), Kelas D 60-65kg, Korib Alam (Tabalong), Kelas E 65-70kg, Dian Susetyo (Tapin), Kelas F 70-75kg, Rio Rohim (Tanah Bumbu), Kelas H 80-85kg, Ahmad Suseno (HSU). Para pesilat didampingi Manejer Boediono, dua official Budi Azhari dan Mujiono.

Utusan ke Munas, Drs H Sugiyarto,MM (Dewan Pembina), Giyono MPd (Ketua Pengda Kalsl) dan Drs H Suparno (Wakil Ketua Pengda). Menurut Giyono, Kejurnas Persinas ASAD merupakan ajang kompetisi para pesilat yang dilaksanakan sekali dalam dua tahun, dengan jumlah tujuan untuk menjaring atlet yang dipersiapkan mengikuti seleksi PON (Pekan Olahraga Nasional).

Kejurnas juga berujuan untuk menumbuhkan minat dan kecintaan serta kebanggaan pada olahraga pencak silat. Mempercepat persahabatan, persaudaraan, persatuan dan kesatuan antar pesilat persinar ASAD.  (Sumber : Kalimantan Post edisi Rabu, 24 Februari 2010 –
http://www.kalselprov.go.id/)

February 25, 2010 at 3:20 pm Leave a comment

Pengprov Asad Aceh Ikuti Kejurnas di Solo

Pengurus provinsi (Pengprov) Asad Aceh akan mengikuti kejuaraan nasional pencak silat Asad yang akan berlangsung di Solo, Jawa Tengah, Februari 2010.  Ketua Penprov Asad Aceh, H. Mahmud Aras di Banda Aceh, Sabtu, menyatakan, pada kejurnas tersebut pihaknya akan mengirim lima atlet untuk mengikuti lima dari sembilan nomor yang dipertandingkan.  Kelima pesilat adalah Wahyudi Nurfaqih (kelas-A), Al Muna Nasir (kelas-B), Sutrislan (kelas-C), Uma Hamdan (kelas-D), dan Febri Rosadi (seni tunggal).

Mahmud menyatakan, kelima atlet tersebut merupakan hasil seleksi dari delapan Pangcab Asad kabupaten/kota yang dilaksanakan November 2009.  “Sebenarnya, kita menginginkan mengikuti seluruh nomor yang dipertandingkan, tapi atletnya tidak ada, khususnya pada kelas yang bobot badannya lebih berat,” katanya.

Dikatakan, sebelum berangkat, kelima atlet itu akan menjalani pemusatan latihan di Banda Aceh selama sebulan, yakni mulai 13 Januari hingga 13 februari 2010, dengan pelatih Hafni Ardia dan Mufti Almahfud.  Ketika ditanya target, Mahmud menyatakan, pihaknya tidak membebani anak-anak untuk meraih medali, tapi diharapkan mereka bisa bermain maksimal.

Namun demikian, ia menargetkan satu medali emas, yakni Wahyudi, karena ia pernah meraih medali emas pada Kejurda pencak silat se Kota Banda Aceh.  Pada Kejurnas tersebut Aceh juga mengirim dua utusan untuk menghadiri Musyawarah nasional Asad dan penataran wasit dan juri untuk klasifikasi kelas-2 nasional.

Mahmud menyatakan, perkembangan pencak silat aliran Asad di Aceh belum berkembang maksimal. Dari 23 kabupaten/kota hanya delapan Pengcab yang sudah terbentuk.  “Kami terus berusaha agar pencak silat aliran Asad ini bisa terus berkembang, antara lain dengan mengirim atletnya ke Kejurnas,” katanya.  Ia menyatakan, secara nasional pencak silat aliran Asad sudah berkembang pesat. (Antara/FINROLL Sports)

February 25, 2010 at 3:13 pm Leave a comment


February 2010
M T W T F S S
« Jan   Mar »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728

Archives

Twitter LDII News

RSS LDII.or.id

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Nuansa Online

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 332,162 hits