Pemerintah Arab Saudi Janjikan Kuota Haji Lebih Besar

November 25, 2009 at 2:20 pm 1 comment

Pemerintah Arab Saudi menjanjikan kuota lebih besar bagi jemaah haji Indonesia, menyusul akan selesainya perluasan tempat thawaf di Masjidil Haram, kata anggota Komisi VIII DPR RI Iskan Qolba Lubis.

“Saudi berjanji menyediakan kuota lebih banyak jika kondisi Arafah dan Mina juga sudah siap, apalagi Kota Mina juga sudah menyiapkan trem cepat yang dapat mengangkut 800 ribu jamaah setiap empat jam dari tempat melontar di Mina menuju Mekah atau sebaliknya,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Medan, Selasa (24/11). Khabar itu sangat menggembirakan bagi calon haji Indonesia, ujar anggota dewan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Iskan Qolba Lubis yang anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumut-2 bersama sejumlah anggota Komisi VIII lainnya melakukan pemantauan langsung pelaksanaan ibadah haji 1430 Hijriah di Arab Saudi, 10-17 November 2009. Melalui siaran persnya ia juga menyatakan empati sekaligus rasa prihatin atas panjangnya daftar antrian kuota calon jamaah haji yang ingin menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Bahkan untuk beberapa kota, misalnya Kota Medan, kuota untuk setahun ke depan sudah habis.

“Rasa prihatin itulah yang membuat kami bersama rekan-rekan di Komisi VIII melakukan pertemuan dengan ‘Muassasah’ Asia Tenggara pada 13 November lalu. Pertemuan itu membuahkan hasil, di antaranya terkait janji Pemerintah Saudi menambah kuota untuk calon haji Indonesia,” katanya.
Menurut dia, salah satu tujuan dibuatnya UU No 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji adalah agar jamaah haji mendapatkan keamanan, kenyamanan dan kemudahan dalam proses pelaksanaan ibadah haji. Namun pada kenyataannya masih banyak persoalan yang ditemui di lapangan.

Ketika melakukan pemantauan di Kloter 4 Embarkasi Polonia Medan, Komisi VIII menemukan jamaah haji asal Mandailing yang mendapatkan tempat pemondokan yang jauh di Aziziah Syamaliyah, di samping tidak pernah mendapatkan fasilitas transportasi sejak 11 November.

“Bahkan untuk kebutuhan air pun sering tidak tercukupi. Untuk pergi ke Masjidil Haram, jamaah juga harus mengeluarkan uang hingga 10 riyal, bahkan banyak pula di antara jamaah yang membatalkan ibadahnya karena buruknya fasilitas transportasi yang disediakan PPIH,” jelasnya.

Lebih ironis lagi, Komisi VIII sudah menentukan jumlah bis yang dibutuhkan jemaah sebanyak 647 unit, sementara pihak Depag hanya menyediakan 315 unit.

“Entah atas dasar apa hal ini dilakukan. Padahal dalam pembahasan di DPR, Depag meminta anggaran transportasi ditambah dan setiap jamaah dikenakan 100 riyal untuk keperluan transportasi, yang berarti jumlahnya sekitar Rp43 miliar. Anggaran transportasi itu masih ditambah lagi Rp11 miliar, tapi di lapangan Depag hanya menyewa 315 unit bis yang menyebabkan tidak terpenuhinya hak-hak jamaah,” katanya.

Selain itu, para supir bis juga mengutip uang dari jemaah sekitar satu hingga dua riyal. Dengan segala kendala dan keterbatasan yang dihadapi, jamaah haji Indonesia terus berusaha menjalankan ibadah dengan khusyuk.

“Kami menyatakan apresiasi atas kesabaran mereka,” kata Iskan Qolba Lubis.
Menurut dia, pemerintah dalam hal ini Depag sangat lalai dalam melakukan kontrak dengan pihak Arab Saudi, termasuk di bidang perumahan.

Sebagai contoh, Depag melakukan kontrak penyewaan 104 perumahan, dimana 74 di antaranya ternyata tidak memiliki “tasrih” (ijin) yang masih berlaku dari Pemerintah Arab Saudi.

“Ini jelas sangat berbahaya, karena jemaah kita bisa saja diusir dari perumahan itu. Untuk mengantisipasi persoalan ini pihak PPIH juga tidak didampingi pengacara, padahal Komisi VIII telah menganggarkan Rp2 miliar untuk biaya ‘lawyer’,” ujarnya. ant/taq [http://www.republika.co.id]

Entry filed under: Berita Haji. Tags: , , , .

Pengamanan Masjidil Haram Diperketat Selamat Hari Raya Idul Adha 1430 H

1 Comment Add your own

  • 1. Pasang Iklan  |  November 30, 2009 at 9:17 am

    pada bulan haji seperti ini.
    negara yang paling ramai dikunjungi adalah negara arab saudi sana
    dimana kiblat umat islam berada disana, yaitu ka’bah.

    bnyak umat islam yang mampu menjalankan rukun islam yang ke 5 ini.
    dilihat dari segi peningkatan pelayanan pada umat haji asal Indonesia,
    tahun ini pelayanan yang dirasakan umat islam asal indonesia meningkat.
    soal konsumsi serta penginapan yang mereka tempati sudah cukup standart,
    walaupun masih banyak kekurangannya.
    kekurangan ini kita bisa wajarkan, karena panitia masih saja terus membenahi pelayanan yang mereka layani.

    semoga saja tahun depan pelayanan haji yang akan diberikan oleh pemerintah bisa lebih membaik lagi.
    apalagi kabarnya ongkos naik haji tahun depan akan dinaikan.
    ini dikarenakan penginapan yang akan ditemapati oleh para jama’ah asal indonesia berada lebih dekat.

    semoga para jema’ah yang melaksanakan haji tahun ini dihadikan haji yang mabrur dan selamat sampai kembali ke Indonesia.

    Iklan

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


November 2009
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Archives

Twitter LDII News

RSS LDII.or.id

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Nuansa Online

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 299,054 hits

%d bloggers like this: