Dokumentasi Kunjungan DPP LDII di Istana
June 24, 2009
Berikut dokumentasi para Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) saat menyampaikan hasil Rapimnas LDII 2009 kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Kepresidenan kemarin 23 Juni 2009.


Entry Filed under: Dokumentasi. Tags: DPP LDII, foto ldii, foto ldii di istana presiden, foto pengurus ldii, ldii istana, ldii istana kepresidenan, ldii rapimnas, sby ldii.
4 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed




1.
harry rivain | June 24, 2009 at 5:34 pm
katanya netral tapi kunjungi salah satu capres , itu namanya muna
bila dianggap sebagai LSM ngapain gitu lho ? saya juga heran koq sby mau meng-agenda -kan acara pertemuan ini , apa sby juga anggota / simpatisan LDII ? mustinya laporkan hasil rapimnas ke dep.ag
2.
qhj4ever | June 27, 2009 at 11:40 pm
Bapak Harry, sebelum komen silahkan membaca berita2 yg lain di blog ini. Bahwa Rapimnas LDII 2009 mengundang semua capres untuk menyampaikan visinya. Kebetulan Pak SBY tidak berkesempatan hadir, jadi kedatangan DPP LDII juga untuk menyampaikan hasil butir2 Rapimnas.. Rapimnas LDII ikut membahas kemajuan bangsa, jadi tidak ada salahnya menyampaikan hasil kepada SBY yg skrg manjadi presiden RI.
3.
Horisworo Adhi | July 4, 2009 at 10:48 am
Bp. Harry.. kenapa anda heran dan malah memberikan penilaian munafik segala, kalau ungkapannya tidak sesuai dengan faktanya maka cap itu akan Alloh balikkan kepada anda lho… subhanalloh.. Bp. Menteri Agama RI juga datang di Rapimnas LDII 2009 .. cobalah berfikir yang jernih dan jangan ceroboh memberikan penilaian kumpulkan informasi yang cukup baru mengeluarkan pandangannya.
4.
HM Yeni | September 1, 2009 at 9:05 am
pak harry,hanya niat yang baik dan tulus yang dimiliki ldii karena sebagai bagian dari masyarakat indonesia sangat peduli dengan kehdupan berbangsa dan bernegara. bukankah berpikir positif / husnudzon billah selalu diajarkan dalam kehidupan beragama.
penilaian anda terhadap ldii apriori dan tidak berdasarkan pola berfikir yang positif dan itu sangat merugikan diri anda sendiri. apa salah sebagai orang islam yang berpedoman al qur’an dan al hadits ingin menjalankan ajaran islam dengan benar di negara indonesia yang kita cintai ini?