LDII Tarakan: Nabung Tiap Minggu, Bisa Potong Ratusan Hewan Kurban
December 9, 2008
Melihat Lebih Dekat Pengumpulan Dana Kurban LDII
Sudah menjadi tradisi, setiap hari raya kurban atau Idul Adha DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Tarakan, selalu memotong hewan kurban dengan jumlah ratusan ekor, baik sapi maupun kambing. Bagaimana hal ini bisa dilakukan?
Tahun ini, LDII kembali melakukan pemotongan hewan kurban dengan jumlah yang banyak yakni 114 ekor sapi, 1 ekor kerbau dan 14 ekor kambing. Meskipun terbilang banyak, namun diakui jumlah tersebut dibandingkan tahun 2007 lalu, mengalami penurunan. Tahun lalu, DPD LDII melalui Pengurus Cabang (PC) maupun Pengurus Anak Cabang (PAC) yang ada di Tarakan memotong 139 ekor sapi.
Penurunan ini sendiri, karena perekonomian yang semakin sulit. Tidak itu saja, tahun ini harga hewan kurban seperti sapi maupun kambing mengalami kenaikan, sehingga dana yang terkumpul melalui pola kolektif dari warga LDII hanya mampu mendapatkan hewan kurban sebanyak 114 sapi, 1 kerbau dan 14 kambing.Ketua DPD LDII Tarakan, H Juweni pada wartawan koran ini mengatakan, tabungan warga yang dilakukan setiap minggu hingga mendekati Idul Adha untuk berkurban tetap ada, namun faktor harga hewan yang naik menjadi salah satu menurunnya hewan yang dikurbankan di Idul Adha kemarin.
“Pola yang kami lakukan selama ini untuk berkurban yakni melalui tabungan warga LDII dengan jumlah sekitar 8.000 warga melalui PAC masing-masing, tetap berjalan seperti biasa, jadi dana yang terkumpulpun tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Harga hewan kurban naik, sehingga harus menyesuaikan dana yang ada,” terang Juweni, saat ditemui wartawan koran ini, disela memantau pelaksanaan pemotongan hewan kurban di PAC Kelurahan Kampung Empat. Di PAC ini, dipotong 11 ekor sapi dan 6 ekor kambing.
Pola pengumpulan dana kolektif hewan dengan cara menabung, sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Hal ini dilakukan selain untuk memberikan kesadaran pada warga untuk berkurban dengan cara yang tidak memberatkan, juga untuk memberikan spirit kepada warga LDII untuk mengambil hikmah di Idul Adha ini. Juga sekaligus meningkatkan ibadah kepada allah SWT dan kepedulian sosial.
“Dengan berkurban, secara tidak langsung warga kita bisa saling bahu membahu, membantu dan kekompakan di seluruh elemen di Kota Tarakan ini,” harapnya. Untuk diketahui, dalam pembagian daging kurban LDII tidak hanya diperuntukan warga LDII yang berhak menerimanya tetapi juga warga lainnya yang ada di sekitar PC dan PAC LDII. (http://www.radartarakan.com)
Entry Filed under: Qurban. Tags: dana kurban ldii, idul adha ldii, ldii, ldii tarakan, metode pengumpulan dana kurban ldii.
1 Comment Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed




1.
khairil anas | June 23, 2009 at 5:56 am
Yup…saya pernah tinggal di tarakan..bahkan sempat mondok di pondok mini kampung empat…dan memang benar, antusiasme warga LDII untuk mewujudkan hewan kurban yang sebanyak-banyaknya setiap tahun selalu meningkat…semoga Alloh paring Lancar aman dan Barokah…amiin..