Archive for December 8th, 2008
LDII Sangatta Bagi-bagi Daging Kurban
Warga Jalan Permai Sangatta yang tergabung dalam Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sangatta, membagi-bagikan sedikitnya 3500 kantong daging sapi dan kambing pada perayaan hari Idul Adha 1428 H, Senin (8/12).
Daging tersebut merupakan hasil sumbangan hewan kurban warga secara swadaya yang totalnya berjumlah 42 ekor sapi dan sembilan ekor kambing. Pembagian daging dilakukan di Masjid Ulul Albab Sangatta, dengan menggunakan sistem kupon. Ketua DPD LDII Sangatta, H Siswahyudi mengatakan bahwa pembagian daging kurban tidak membeda-bedakan status ekonomi. “Seluruh warga yang datang kesini kaya ataupun miskin akan kita beri daging. Yang beda hanya jumlahnya, untuk kaum Dhuafa (warga miskin) kita beri sampai 4 Kg, tapi masyarakat umum sekitar 1,5-2 Kg saja,” katanya. Pantauan Tribun, sampai saat ini ratusan warga masih terlihat antre untuk mendapatkan jatah daging kurban.(*) * Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Udin Dohang (http://www.tribunkaltim.com/)
2 comments December 8, 2008
LDII Pamekasan Peringati Hari AIDS se Dunia

Bertepatan dengan peringatan Hari AIDS se Dunia pada 1 Desember kemarin, Ketua Granat Bangkalan Khatib Marzuki mengungkapkan, telah terjadi pergeseran penyebab menularnya HIV/AIDS di Bangkalan. “Dari dua nama korban meninggal terakhir, mereka tertular lewat berhubungan badan. Jadi, bukan karena narkoba,” ujarnya
Perilaku seks bebas merupakan bentuk bahaya baru yang mengancam kehidupan masyarakat Madura. Dengan tuntasnya pembangunan Suramadu, menurut Khatib, kemungkinan HIV/AIDS semakin mudah masuk Bangkalan. “Harus diakui, saat ini warga Madura yang mengunjungi tempat prostitusi di Surabaya cukup banyak. Apalagi jika Suramadu selesai, akses menuju tempat prostitusi itu akan lebih mudah,” ujarnya. (more…)
1 comment December 8, 2008
Budi Sudarsono: Kurban Itu Kebutuhan Kita
Seperti umat Muslim lainnya, Budi Sudarsono juga menyambut gembira datangnya Idul Adha 1429 H. Tahun ini, Budi ikut berkurban; karena baginya kurban itu kebutuhan. Dengan wajah sumringah karena baru saja mencetak tiga gol dalam kemenangan 4-0 Indonesia atas Kamboja di ajang Piala AFF Suzuki Cup 2008, Minggu (7/12/2008), Budi angkat bicara soal kurban.
“Saya motong sapi. Tapi itu di kampung saya sana (Kediri–red),” tutur Budi. “Bagi saya, kurban itu bukan lagi kewajiban. Tetapi justru kebutuhan. Pahalanya melebihi orang yang berperang lho,” ujar penyerang yang sudah menyandang gelar haji dan pernah mondok untuk menjadi mubalegh di Pondok LDII Kediri ini.
Budi juga tak menyesal bila harus melewatkan Idul Adha tahun ini tak bersama keluarga karena tengah membela timnas di ajang supremasi sepakbola Asia Tenggara itu. Lantas, di mana mau salat Idul Adha, Bud? “Wah belum tahu nih anak-anak mau salat Ied di mana,” ujarnya. (http://www.detiksport.com/sepakbola)
11 comments December 8, 2008
Budi Sudarsono Bersinar di Tengah Kesulitan
Budi Sudarsono menjadi bintang kemenangan 4-0 Indonesia atas Kamboja di laga kedua Piala AFF Suzuki Cup 2008 dengan hat-tricknya. Ia melakukannya di tengah belitan kesulitan. Tiga gol Budi dicetaknya di menit ke-16, 55 dan 73. Saat mencetak gol pamungkasnya, Budi memakai gaya memutar-mutar tangan di samping kepalanya serta gaya menyeka kedua mata dengan jarinya. Hasil itu membawa Indonesia menyusul Singapura lolos ke semifinal Piala AFF Suzuki Cup
Ternyata, gaya itu adalah cerminan dari kesulitan yang tengah menderanya akibat ketidakpastian masa depannya setelah memutuskan keluar dari Persik Kediri yang mengalami krisis keuangan. Budi mengaku pusing, sakit hati sekaligus sedih.
“Ngelu (pusing), mas,” akunya kepada para wartawan seusai pertandingan. “Saya lagi banyak masalah. Saya sampai nangis kalau mikirin. Tapi biarlah itu nanti saya yang menyelesaikannya sendiri.”
(more…)
Add comment December 8, 2008



