LDII Bukan Aliran Islam Radikal

September 8, 2008 at 9:37 am 2 comments

Anggota pengajian Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) jalan Kijang Lama KM 6 Kelurahan Kampung Bulang Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memastikan, ajaran di pengajian LDII bukan aliran radikal.

“Ajaran di pengajian LDII berdasarkan perintah Allah dan Rasul. Jadi bukan aliran radikal sebagaimana isu fitnah yang ditujukan pada kami,” kata anggota LDII jalan Kijang Lama KM 6 Kelurahan Kampung Bulang, Kota Tanjungpinang, Mario, Jumat.

Anggota LDII juga tidak terima kalau lembaga pengajiannya disebut sebagai aliran menyimpang dari ajaran agama Islam. “Sekali lagi saya katakan, itu fitnah,” kata Mario yang sejak tahun 1993 menjadi anggota LDII, menegaskan.

Berdasarkan pengalamannya, selama menjadi anggota LDII di Padang, Sumatera Barat dan Tanjungpinang, secara umum Mario menilai tidak ada perbedaan antara ajaran LDII dengan organisasi pengajian lainnya.

“Yang berbeda itu, hanya ketika menyambut Maulid Nabi. Umumnya Islam merayakannya, tapi anggota LDII tidak merayakannya karena tidak diperintah Al-Quran dan Hadits,” kata Mario yang berusaha merinci perbedaan LDII dengan Ormas Islam lainnya.

Ajaran LDII disebut-sebut sebagai ajaran radial, karena memandang penganut ajaran Islam lainnya seperti “kotoran”. Misalnya, seorang muslim yang bukan anggota LDII melakukan ibadah di masjid yang dibangun LDII. Ketika muslim tersebut pulang dari mesjid, bekas langkahnya segera dibersihkan anggota LDII.

Hal yang sama juga dilakukan anggota LDII ketika seorang muslim yang bukan anggota LDII memasuki rumah mereka. “Itu tidak benar. Saya tinggal dekat pengajian dan belum pernah melakukan hal seperti itu,” kata Mario membantah. Namun Mario mengaku, telah lama mendengar isu tersebut.

“Jika sewaktu-waktu saya langsung mendengar dari orang yang menyebarkan fitnah itu, pasti saya minta orang itu membuktikannya,” ucap Mario dengan nada meninggi. Ia menyesalkan pernyataan Hazarullah Azwad, seorang pemuka agama yang juga pegawai Departemen Agama (Depag) Kota Tanjungpinang, yang menyebutkan LDII sebagai aliran menyimpang.

“LDII sebagai aliran menyimpang, sehingga perlu diwaspadai umat Islam umumnya,” kata Hazarullah yang juga Ketua Forum Komunikasi Masjid dan Mushala (FKMM) Kepri. Hazarullah mengaku, memiliki bukti-bukti ajaran LDII itu dapat menyesatkan umat Islam. Namun ia menolak membeberkannya kepada wartawan. (*/cax) Jum’at, 09 November 2007 11:48 (Sumber: Kapanlagi.com)

About these ads

Entry filed under: Berita. Tags: , .

Amalan Andalan: Mencari Wajah Alloh SBY Isyaratkan Maju Lagi Kepada LDII

2 Comments Add your own

  • 1. Guritno Maulana Ibrahim,H  |  April 17, 2009 at 8:49 am

    Mestinya kalau mau menilai sesuatu, harus tahu dulu segala hal tentang sesuatu itu. Jangan hanya menilainya dari luar. Memang pada umumnya orang mendiskreditkan sesuatu, walaupun belum dikenalnya dengan baik. Yang jelas, ………kebenaran pasti akan mengalahkan kebathilan. Cepat atau lambat Allah SWT akan memperlihatkannya. Jangan ragukan kebenaran yang sudah di pegang. Pertahankan dengan segala kemampuan yang ada. Segalanya sudah diatur oleh Sang Pengatur Agung. Kewajiban kita,… berjuang terus dan tingkatkan pendekatan kepada Sang Kholiq.

    Reply
  • 2. Horisworo Adhi  |  July 21, 2009 at 8:20 am

    Saya warga LDII, yang ingin memberikan informasi seobjektif mungkin kepada siapa saja. Bagaimana bisa LDII dianggap sesat. Pernyataan ini saya anggap aneh. LDII adalah organisasi islam yang bergerak dibidang dakwah yang mewadahi orang-orang yang ingin mengamalkan Quran Hadist semurni mungkin. Tidak kurang dan tidak dilebihi. Semua pengamalan dan acuan kehidupan sehari-hari disandarkan pada Quran dan Hadist.

    Kami mengkaji Al-Quran dan Hadist dari bacaan, makna atau arti perkata sampai mengkaji, memahami dan memperdalam ilmu didalamnya. Selanjutnya sudah menjadi kewajiban kami untuk mengamalkan semua ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari. Baik sholatnya, doanya, dan semua amal ibadah lainnnya. Jadi bagaimana LDII bisa dibilang sesat?..

    Bagaimana ceritanya dikatakan aliran radikal, lha selama ini mesjid dan musholla milik warga LDII yang dirusak, yang dihancurkan, apa ada warga LDII yang merusak Masjid warga lain, ini fakta….. padahal itu rumah Alloh dimuka Bumi. apa rtidak takut nanti dihadapan ALLOH Yang Maha Agung.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


September 2008
M T W T F S S
« Aug   Oct »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Archives

Twitter LDII News

RSS LDII.or.id

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 255,135 hits

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 44 other followers

%d bloggers like this: