Archive for September 8th, 2008
SBY Isyaratkan Maju Lagi Kepada LDII
SBY mengisyaratkan akan kembali ikut merebut dalam pilpres ketika SBY menerima kunjungan dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Ketua Umum LDII, Abdullah Syam, saat jumpa pers usai bertemu SBY di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (28/8/2008) menjelaskan bahwa seandainya kepemimpinan SBY bermanfaat bagi bangsa dan negara Indonesia serta program-programnya sudah terlaksana dengan baik dan masyarakat menghendakinya, maka SBY akan kembali mencalonkan diri.
Sedangkan menurut Juru Bicara LDII, Prasetyo Sunaryo, Hassan sempat bertanya mengenai kesiapan SBY mengenai keinginannya untuk kembali maju dalam pilpres nanti. Dalam pertemuan tersebut, juga disampaikan hal-hal mengenai proses demokratisasi dan penegakan hukum yang sudah dijalankan pemerintahan SBY.
Usai menerima LDII, SBY juga menerima Konsorsium Pesantren Indonesia dan Pameran Pesantren se-Indonesia yang sudah berlangsung pada 20-28 Agustus lalu di Bandung. Pada kesempatan itu, Konsorsium Pesantren menyampaikan amanah dari masyarakat pesantren kepada Presiden. Amanah itu berupa permintaan kepada SBY untuk menciptakan perubahan kehidupan berbangsa dan bernegara yang berkesinambungan. (Penulis: Stephanus Iqbal Sumber: http://warnaislam.com/berita/)
3 comments September 8, 2008
LDII Bukan Aliran Islam Radikal
Anggota pengajian Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) jalan Kijang Lama KM 6 Kelurahan Kampung Bulang Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memastikan, ajaran di pengajian LDII bukan aliran radikal.
“Ajaran di pengajian LDII berdasarkan perintah Allah dan Rasul. Jadi bukan aliran radikal sebagaimana isu fitnah yang ditujukan pada kami,” kata anggota LDII jalan Kijang Lama KM 6 Kelurahan Kampung Bulang, Kota Tanjungpinang, Mario, Jumat.
Anggota LDII juga tidak terima kalau lembaga pengajiannya disebut sebagai aliran menyimpang dari ajaran agama Islam. “Sekali lagi saya katakan, itu fitnah,” kata Mario yang sejak tahun 1993 menjadi anggota LDII, menegaskan.
Berdasarkan pengalamannya, selama menjadi anggota LDII di Padang, Sumatera Barat dan Tanjungpinang, secara umum Mario menilai tidak ada perbedaan antara ajaran LDII dengan organisasi pengajian lainnya.
(more…)
2 comments September 8, 2008
Amalan Andalan: Mencari Wajah Alloh
“Ya Allah, hamba seorang penggembala, mempunyai orang tua, isteri, dan anak-anak. Setiap hari hamba memerah susu, lalu memberikannya kepada orang tua hamba dulu, baru kepada yang lainnya.”
“Suatu hari hamba mencari kayu bakar ke tempat yang jauh. Sekembalinya, seperti biasanya hamba tetap memerah susu. Karena kemalaman, ketika hamba menghaturkannya, kedua orang tua hamba sudah tertidur” seorang lelaki yang terperangkap didalam gua yang lubangnya tertutup oleh sebongkah batu besar, laporan kepada Alloh.
“Walaupun anak-anak hamba yang masih kecil-kecil menangis semalaman karena kelaparan, hamba tidak memberikan susu itu kepada mereka sampai pagi hari ketika orang tua hamba bangun. Setelah kedua orang tua hamba meminumnya, barulah hamba berikan susu itu kepada anak-anak hamba.”
Kisah luar-biasa, yang hanya laki-laki yang prima dalam hal birrul waalidaini ~ hormat kepada orang-tua yang bisa melakukan Amdal (Amalan Andalan) seperti itu. Sekarang simak kisah berikut, yang dilaporkan kepada Alloh oleh laki-laki kedua:
“Ya Alloh, hamba punya sepupu anak paman yang cantik, dan hamba mencintainya. Ketika hamba memintanya untuk melayani hamba, dia menolak, dan baru bersedia jika hamba bisa memberinya 100 dinar. Lalu hamba bekerja keras sampai uang terkumpul. Ketika hamba memberikan uang itu kepadanya, dan hamba sudah diatas tubuhnya, sepupu hamba itu berkata: Wahai Hamba Alloh, takutlah kepada-Nya. Janganlah engkau lakukan perbuatan nista. Lalu hamba pun membatalkan niat hamba, dan meninggalkannya.”
(more…)
2 comments September 8, 2008
Manfaat & Mudharat Kartu Kredit Syariah
Ada seorang teman yang beberapa tahun terakhir ini ia kelihatan sedang susah kehidupannya. Setelah ditanyakan ternyata ia mempunyai masalah dengan tagihan kartu kredit. Ia mempunyai kebiasaan suka berbelanja dengan kartu kredit tapi menunda-nunda pembayaran tagihan kartu kredit sehingga hutang kartu kreditnya semakin besar karena ditambah dengan hutang bunga yang terus-menerus bertambah. Bagaimana dengan kartu kredit syariah?
AKHIR-akhir ini banyak bermunculan bank-bank syariah, seperti jamur yang dengan cepat berada dimana-mana. Munculnya bank-bank syariah konsekuensi yang diterima adalah munculnya produk-produk perbankan yang sangat beragam dan tentunya jumlahnya yang mendekati dari produk bank konvensional. Salah satu yang muncul adalah kartu kredit syariah. Ada beberapa bank yang mulai menawarkan kartu kredit syariah ke masyarakat dan ada beberapa pula yang masih melakukan kajian sebelum mengeluarkan kartu kredit syariah.
Adanya fatwa MUI mengenai kartu kredit ini memang melegakan, artinya di sini masyarakat merasa kehalalan dari produk yang dikeluarkan bank syariah dapat dipertanggungjawabkan. Majelis Ulama telah memberikan fatwa persetujuan bernomor 54/DSN-MUI/IX/2006 kepada Bank yang menerbitkan kartu kredit syariah. Bank Indonesia juga sudah mengamini produk ini dengan surat persetujuan bernomor 9/183/DPbS/2007.
(more…)
1 comment September 8, 2008
Mengintip Aktivitas LDII
Khatib Jumat Tanpa Mimbar dan Podium
Kamis (21/2) petang, tepat waktu mahrib tiba, seorang kaum Masjid Al-Hidayah di kompleks Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jl. Manggis Banjarmasin Timur mengumandangkan adzan dengan menggunakan pengeras suara.
Masjid yang berlantai dua itu cukup sederhana, tempat imam memimpin sholat pun hanya sebuah sajadah. Satu per satu jamaah di kompleks LDII itu berdatangan. Kemudian shalat Maghrib pun digelar dipimpin seorang imam dengan mengenakan baju gamis. ”Lebih rapat lagi shafnya, mas” saran seorang jamaah kepada kru Serambi UmmaH. Begitu shaf sudah rapat dan rapi, baru sang imam memulai shalat. Shalat maghribnya, tidak ada yang beda, sama tiga rakaat, namun saat bangkit dari ruku, jamaahnya lebih kerasmengucapkan ”rabbana lakal hamdu.”
Uniknya lagi, pakaian jamaah LDII, baik yang shalat menggunakan celana panjang, baju gamis, ataupun sarung, posisinya berada di atas mata kaki. Saat shalat berjalan, imam hanya menggunakan pengeras suara dalam masjid. Usai shalat, imam dan para jamaahnya wiritan asing-masing, persis sepertiyang dipraktikan di masjid-masjid kebanyakan, meskipun posisi wanitanya berada paling belakang. Bagusnya, usai shalat Maghrib para remaja putra dan putri berumur belasan tahun mengikuti pengajian hadis-hadis. Setiap jamaah di tangannya terdapat semacam kitab. Mereka mendengarkan sambil menulis apa yang diterangkan ustadnya.
(more…)
1 comment September 8, 2008
LDII Bukan Aliran Sesat
CIREBON – Sebagaimana hasil Rakernas LDII 2007,organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan ini tidak mengkafirkan atau menajiskan seseorang, dan masjid yang dikelolanya terbuka untuk umum. Dalam LDII juga tidak ada keamiran dan mau diimami orang lain, dengan mengikuti ijtima’ ulama untuk melaksanakan taswiyah almanhaj dan tansiq alharoqoh. “Kami punya paradigma baru,” kata Ketua Wanhat DPD LDII Kota Cirebon, Drs H Mansyur MS, kemarin (26/2).
Maksudnya, diterapkannya metode berfikir dalam mentolerir adanya perbedaan, sepanjang masih dalam koridor faham keagamaan ahlussunnah waljamaah dalam pengertian yang luas. Serta penyamaan metode gerakan dalam mensinkronisasi, mengoordinasi dan mensinergikan gerakan umat Islam di bawah paying MUI.
Bagaimana pandangan LDII adanya criteria alian sesat berdasarkan versi MUI 2007? Mansyur menilainya sangat bagus. Sebab, dengan adanya sepuluh criteria aliran sesat itu, kini orang tidak boleh lagi sembarangan menyebut sesat terhadap organisasi Islam terasuk LDII. Karena, kata dia, LDII itu tidak sesat. Justu sebaliknya, LDII mengajak kepada umat untuk mempelajari dan mengamalkan ajaran Islam berdasarkan Al-quran dan Hadis, sebagaimana ormas Islam pada umumnya. Karena, pihaknya yakin dengan ilmu dan amalan berdasarkan Alquran dan Hadis, serta diniati karena Allah SWT, maka termasuk sebagai ahli syurga.
(more…)
Add comment September 8, 2008



